Microsoft Gigit Jari, ByteDance Lebih Pilih Oracle Kelola TikTok di AS
Senin, 14 September 2020 - 09:22 WIB
loading...
A
A
A
Microsoft belum diminta untuk merevisi penawaran awalnya dalam menghadapi tanda-tanda penolakan baru-baru ini terhadap kesepakatan dari pejabat pemerintah China, sumber itu menambahkan. Itu membuat pesaing, Oracle Corp. lebih unggul dalam negosiasi.
Microsoft mengatakan dalam pernyataannya bahwa mereka siap untuk membuat perubahan yang ditujukan untuk mengatasi masalah keamanan nasional AS. “Untuk melakukan ini, kami akan membuat perubahan signifikan untuk memastikan layanan memenuhi standar tertinggi untuk keamanan, privasi, keamanan online, dan memerangi disinformasi, dan kami memperjelas prinsip-prinsip ini dalam pernyataan bulan Agustus kami. Kami berharap dapat melihat bagaimana layanan berkembang di area penting ini,” kata Microsoft.
Untuk diketahui, setelah Administrasi Trump mengeluarkan ancaman agar TikTok di wilayah Amerika Serikat dijual kepada perusahaan AS. Alasannya, keamanan data warga AS terancam digunakan oleh Pemerintah China. TikTok pun ditenggat untuk mengalihkan asetnya hingga pertengahan September ini.
Ada banyak raksasa teknologi Amerika yang berada dalam daftar peminat TikTok. Antara lain, Microsoft, Oracle, dan Twitter. (Baca juga: Kartu Prakerja Jadi Harapan Penopang Ekonomi Saat Pandemi )
Microsoft mengatakan dalam pernyataannya bahwa mereka siap untuk membuat perubahan yang ditujukan untuk mengatasi masalah keamanan nasional AS. “Untuk melakukan ini, kami akan membuat perubahan signifikan untuk memastikan layanan memenuhi standar tertinggi untuk keamanan, privasi, keamanan online, dan memerangi disinformasi, dan kami memperjelas prinsip-prinsip ini dalam pernyataan bulan Agustus kami. Kami berharap dapat melihat bagaimana layanan berkembang di area penting ini,” kata Microsoft.
Untuk diketahui, setelah Administrasi Trump mengeluarkan ancaman agar TikTok di wilayah Amerika Serikat dijual kepada perusahaan AS. Alasannya, keamanan data warga AS terancam digunakan oleh Pemerintah China. TikTok pun ditenggat untuk mengalihkan asetnya hingga pertengahan September ini.
Ada banyak raksasa teknologi Amerika yang berada dalam daftar peminat TikTok. Antara lain, Microsoft, Oracle, dan Twitter. (Baca juga: Kartu Prakerja Jadi Harapan Penopang Ekonomi Saat Pandemi )
(iqb)
Lihat Juga :