CEO Nvidia Ngamuk, Kebijakan AS Bikin Pangsa Pasar di China Terjun Bebas dari 95% ke 0%!

Senin, 20 Oktober 2025 - 08:33 WIB
loading...
CEO Nvidia Ngamuk, Kebijakan...
CEO Nvidia Jensen Huang mengatakan kebijakan AS telah membunuh bisnis mereka, menjatuhkan pangsa pasar di China dari 95% menjadi 0% total. Foto: ist
A A A
NEW YORK - CEO Nvidia, Jensen Huang, keluhkan dampak kontraproduktif dari kebijakan perdagangan Amerika Serikat terhadap China. Dalam wawancara blak-blakan dengan Citadel Securities pekan lalu, Huang memaparkan data kerugian yang dialami perusahaannya, di mana pangsa pasar Nvidia di China—salah satu pasar komputer terbesar di dunia—telah runtuh dari 95% menjadi 0%.

Kehancuran pangsa pasar ini merupakan dampak langsung dari serangkaian pembatasan ekspor yang dirancang oleh Washington. Huang secara terbuka mengkritik kebijakan tersebut, menyebutnya sebagai langkah yang lebih merugikan Amerika daripada China.

Dalam paparannya, Huang tidak menahan diri untuk mengkritik para pembuat kebijakan di Washington. Ia menegaskan bahwa kebijakan yang dimaksudkan untuk menghukum pihak lain seringkali berbalik arah dan merugikan kepentingan strategis AS.

“Kita beralih dari 95% pangsa pasar menjadi 0%, dan saya tidak dapat membayangkan ada pembuat kebijakan yang berpikir bahwa itu adalah ide yang bagus, bahwa kebijakan apa pun yang kita terapkan menyebabkan Amerika kehilangan salah satu pasar terbesar di dunia," tegas Huang.

Huang berargumen bahwa pendekatan "sapu bersih" ini adalah sebuah kesalahan fatal. Ia menyoroti data fundamental bahwa saat ini, sekitar 50% dari seluruh peneliti Kecerdasan Buatan (AI) di dunia berada di China.

"Saya pikir adalah sebuah kesalahan untuk tidak membuat para peneliti tersebut membangun AI di atas teknologi Amerika," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai $10,9 Miliar?
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Rekomendasi
Pengendara Ninja yang...
Pengendara Ninja yang Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa Ditangkap, Begini Penampakannya
232 Warga Mengungsi...
232 Warga Mengungsi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang
PM Singapura Lawrence...
PM Singapura Lawrence Wong Bertemu Presiden Prabowo Besok, Ini yang Dibahas
Berita Terkini
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved