Penduduk Swedia Dipasangi Microchip ke dalam Tubuh demi Biohacker
Minggu, 05 Oktober 2025 - 00:05 WIB
loading...
A
A
A
Istilah “biohacker” merujuk pada ahli biologi amatir yang melakukan eksperimen biomedik, tetapi tidak di lembaga tradisional seperti universitas, perusahaan kesehatan atau lingkungan yang terkendali secara ilmiah lainnya.
Kalau peretas menyasar komputer, maka biohacker (peretas biologis) menyasar hal apa pun yang biologis.
Biohacking juga merupakan sebuah budaya yang luas, memiliki banyak subkelompok dengan ideologi, tujuan, dan kepentingan yang berbeda-beda. Tapi ada dua kelompok utama: “wetware hacker” dan transhumanis.
Peretas wetware adalah ilmuwan atau ahli biologi warga yang membangun laboratorium dari peralatan rumah tangga. Mereka melakukan “sains hemat”, di mana mereka menemukan solusi murah yang akan memperbaiki standar kehidupan masyarakat di negara membangun.
Mereka juga melakukan eksperimen riang seperti memodifikasi tanaman agar dapat menyala dalam gelap, atau membuat jenis bir baru dari ganggang.
Kelompok satu lagi, transhumanis, berfokus pada meningkatkan kemampuan tubuh manusia dengan tujuan jangka panjang memperbaiki ras manusia. Hanya melalui peningkatan kemampuan itulah dan melompati batasan biologismanusia mampu menandingi kecerdasan buatan (AI) di masa depan.
Kerap kali, arena biohacking yang berbeda timbul akibat perbedaan masyarakat serta budaya tempat mereka berkembang. Sebagai contoh, biohacker di Eropa secara umum berbeda dengan rekan mereka di Amerika Utara.
Kelompok yang berada di Amerika Utara memberi perhatian pada pengembangan praktik layanan kesehatan alternatif. Sementara itu, kelompok Eropa lebih memusatkan perhatian pada pencarian cara untuk menolong masyarakat di dunia membangun atau terlibat dalam bioproyek pagi.
Kalau peretas menyasar komputer, maka biohacker (peretas biologis) menyasar hal apa pun yang biologis.
Biohacking juga merupakan sebuah budaya yang luas, memiliki banyak subkelompok dengan ideologi, tujuan, dan kepentingan yang berbeda-beda. Tapi ada dua kelompok utama: “wetware hacker” dan transhumanis.
Peretas wetware adalah ilmuwan atau ahli biologi warga yang membangun laboratorium dari peralatan rumah tangga. Mereka melakukan “sains hemat”, di mana mereka menemukan solusi murah yang akan memperbaiki standar kehidupan masyarakat di negara membangun.
Mereka juga melakukan eksperimen riang seperti memodifikasi tanaman agar dapat menyala dalam gelap, atau membuat jenis bir baru dari ganggang.
Kelompok satu lagi, transhumanis, berfokus pada meningkatkan kemampuan tubuh manusia dengan tujuan jangka panjang memperbaiki ras manusia. Hanya melalui peningkatan kemampuan itulah dan melompati batasan biologismanusia mampu menandingi kecerdasan buatan (AI) di masa depan.
Kerap kali, arena biohacking yang berbeda timbul akibat perbedaan masyarakat serta budaya tempat mereka berkembang. Sebagai contoh, biohacker di Eropa secara umum berbeda dengan rekan mereka di Amerika Utara.
Kelompok yang berada di Amerika Utara memberi perhatian pada pengembangan praktik layanan kesehatan alternatif. Sementara itu, kelompok Eropa lebih memusatkan perhatian pada pencarian cara untuk menolong masyarakat di dunia membangun atau terlibat dalam bioproyek pagi.
Lihat Juga :