Ukiran Purba Berusia 12.000 Tahun Ditemukan di Al-Nafud Arab Saudi
Kamis, 02 Oktober 2025 - 08:17 WIB
loading...
Ukiran Purba Berusia 12.000 Tahun . FOTO/ ARAB NEWS
A
A
A
RIYADH - Komisi Warisan Arab Saudi mengumumkan penemuan dan dokumentasi ukiran seni cadas purba seukuran manusia asli yang luar biasa, diperkirakan berusia antara 11.400 dan 12.800 tahun.
Menurut Kantor Berita Saudi (SPA), penemuan yang dipublikasikan di jurnal Nature Communications ini diidentifikasi di sebuah situs di gurun Al-Nafud Al-Kabir bagian selatan di Provinsi Hail.
Penelitian ini dilakukan di bawah pengawasan "Green Arabia Project", bekerja sama dengan tim peneliti internasional dari berbagai universitas dan pusat penelitian lokal dan internasional.
Penemuan ini merupakan fase seni cadas paling awal dan teridentifikasi secara ilmiah di Arab Saudi, yang menyoroti peran Jazirah Arab sebagai pusat awal kreativitas artistik.
Penemuan ini juga memberikan kontribusi signifikan terhadap catatan arkeologi Kerajaan Arab Saudi, memberikan bukti material tentang perkembangan seni cadas dan hubungannya dengan kehidupan dan budaya prasejarah.
Hal ini juga memperkuat pemahaman tentang ikatan budaya dan ekonomi yang terjalin antara Jazirah Arab utara dan wilayah sekitarnya ribuan tahun yang lalu.
Penemuan ilmiah ini mencakup dokumentasi 176 pahatan batu, 130 di antaranya merupakan pahatan hewan seukuran manusia seperti unta, ibex, kuda, rusa, dan auroch, sejenis sapi liar yang kini telah punah.
Beberapa pahatan ini panjangnya mencapai tiga meter dan beberapa terletak di daerah yang tinggi dan sulit diakses, mencerminkan upaya besar dan keterampilan tinggi para seniman kuno pada masa itu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pahatan batu ini dihasilkan selama fase iklim lembap, yang berasal dari 13.000 hingga 16.000 tahun yang lalu. Iklim ini memungkinkan kelangsungan hidup dan perluasan geografis kelompok manusia di daerah yang sekarang diklasifikasikan sebagai gersang.
Menurut Kantor Berita Saudi (SPA), penemuan yang dipublikasikan di jurnal Nature Communications ini diidentifikasi di sebuah situs di gurun Al-Nafud Al-Kabir bagian selatan di Provinsi Hail.
Penelitian ini dilakukan di bawah pengawasan "Green Arabia Project", bekerja sama dengan tim peneliti internasional dari berbagai universitas dan pusat penelitian lokal dan internasional.
Penemuan ini merupakan fase seni cadas paling awal dan teridentifikasi secara ilmiah di Arab Saudi, yang menyoroti peran Jazirah Arab sebagai pusat awal kreativitas artistik.
Penemuan ini juga memberikan kontribusi signifikan terhadap catatan arkeologi Kerajaan Arab Saudi, memberikan bukti material tentang perkembangan seni cadas dan hubungannya dengan kehidupan dan budaya prasejarah.
Hal ini juga memperkuat pemahaman tentang ikatan budaya dan ekonomi yang terjalin antara Jazirah Arab utara dan wilayah sekitarnya ribuan tahun yang lalu.
Penemuan ilmiah ini mencakup dokumentasi 176 pahatan batu, 130 di antaranya merupakan pahatan hewan seukuran manusia seperti unta, ibex, kuda, rusa, dan auroch, sejenis sapi liar yang kini telah punah.
Beberapa pahatan ini panjangnya mencapai tiga meter dan beberapa terletak di daerah yang tinggi dan sulit diakses, mencerminkan upaya besar dan keterampilan tinggi para seniman kuno pada masa itu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pahatan batu ini dihasilkan selama fase iklim lembap, yang berasal dari 13.000 hingga 16.000 tahun yang lalu. Iklim ini memungkinkan kelangsungan hidup dan perluasan geografis kelompok manusia di daerah yang sekarang diklasifikasikan sebagai gersang.
(wbs)
Lihat Juga :