Perang Melawan Judol: Komdigi Klaim 2,1 Juta Konten Diberantas
Sabtu, 20 September 2025 - 13:59 WIB
loading...
A
A
A
"Mulai dari hancurnya keluarga, hilangnya harta benda, hingga runtuhnya masa depan generasi muda. Angka [2,1 juta] ini menunjukkan betapa masifnya ancaman yang kita hadapi di ruang digital," ujar Alexander dalam keterangan resminya.
Pernyataan ini secara tidak langsung menjadi pengakuan bahwa jutaan konten yang berhasil ditindak juga merepresentasikan jutaan potensi korban yang telah terpapar. Keberhasilan penindakan sekaligus menjadi cermin kegagalan pencegahan di hulu.
Namun, di tengah optimisme pemerintah, publik menyimpan pertanyaan kritis. Akankah 'senjata' baru ini benar-benar mampu membasmi judol hingga ke akarnya, atau hanya akan menjadi babak baru dalam permainan kucing-dan-tikus yang tak berkesudahan, di mana para bandar akan selalu menemukan cara baru untuk mengakali sistem?
Menyadari potensi kekhawatiran publik bahwa sistem monitoring canggih ini bisa disalahgunakan untuk membungkam kebebasan berpendapat, Alexander buru-buru memberi jaminan.
Pernyataan ini secara tidak langsung menjadi pengakuan bahwa jutaan konten yang berhasil ditindak juga merepresentasikan jutaan potensi korban yang telah terpapar. Keberhasilan penindakan sekaligus menjadi cermin kegagalan pencegahan di hulu.
Saman: Senjata Pamungkas atau Babak Baru Permainan Kucing-Tikus?
Sistem Saman, yang telah melalui masa uji coba selama setahun terakhir, digadang-gadang akan menjadi pengubah permainan. "Dengan masukan dari para penyelenggara platform digital dan evaluasi internal, kami berharap sistem ini dapat berjalan dengan baik, menutup celah-celah yang ada dan bulan depan sistem Saman bisa berjalan secara penuh," kata Alexander.Namun, di tengah optimisme pemerintah, publik menyimpan pertanyaan kritis. Akankah 'senjata' baru ini benar-benar mampu membasmi judol hingga ke akarnya, atau hanya akan menjadi babak baru dalam permainan kucing-dan-tikus yang tak berkesudahan, di mana para bandar akan selalu menemukan cara baru untuk mengakali sistem?
Menyadari potensi kekhawatiran publik bahwa sistem monitoring canggih ini bisa disalahgunakan untuk membungkam kebebasan berpendapat, Alexander buru-buru memberi jaminan.
Lihat Juga :