Astronot Yakin Penduduk Bumi Akan Dipindahkan ke Planet Ini Tidak Lama Lagi

Jum'at, 19 September 2025 - 18:44 WIB
loading...
Astronot Yakin Penduduk...
Planet TRAPPIST-1e. FOTO/LIVE Science
A A A
BALTIMORE - Para ilmuwan semakin dekat untuk mengonfirmasi keberadaan atmosfer di sebuah eksoplanet mirip Bumi, sebuah penemuan yang dapat membuka jalan bagi pencarian kehidupan di luar tata surya kita.

BACA JUGA - NASA Temukan Planet Mirip Bumi, Layak Huni

Planet berbatu TRAPPIST-1e, yang ukuran dan karakteristiknya mirip dengan Bumi, berada di zona layak huni dan sedang dipelajari untuk mengonfirmasi keberadaan atmosfer.

Empat pengamatan awal oleh Teleskop Luar Angkasa James Webb belum mengesampingkan kemungkinan adanya atmosfer, dan 15 transit tambahan direncanakan untuk analisis lebih lanjut.

Para ilmuwan mengesampingkan keberadaan atmosfer hidrogen dan sekarang sedang menyelidiki kemungkinan adanya atmosfer sekunder seperti Bumi, termasuk komposisi nitrogen yang penting bagi kehidupan untuk bertahan hidup.

Eksoplanet tersebut, yang dikenal sebagai TRAPPIST-1e, terletak sekitar 40 tahun cahaya dari Bumi dan merupakan salah satu dari tujuh planet berbatu yang mengorbit bintang katai merah dalam sistem TRAPPIST-1.

Tiga planet berada di "zona layak huni" - wilayah yang cukup dekat dengan bintang untuk menopang air cair jika memiliki atmosfer.

Empat pengamatan yang dilakukan pada tahun 2023 menggunakan Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) tidak mengesampingkan kemungkinan adanya atmosfer di TRAPPIST-1e.

"Mimpi itu masih hidup planet ini mungkin memiliki atmosfer, dan itu sangat menarik," kata astronom Néstor Espinoza dari Space Telescope Science Institute.

15 pengamatan transit tambahan direncanakan untuk menentukan komposisi kimia atmosfer, jika ada.
Sejauh ini, para ilmuwan telah mengesampingkan kemungkinan adanya atmosfer primer berbasis hidrogen, yang diyakini telah hilang akibat radiasi tinggi dari bintang induk.

Hal ini membuka kemungkinan bahwa TRAPPIST-1e mungkin telah membentuk atmosfer sekunder mirip dengan Bumi.
TRAPPIST-1e berukuran hampir sama dengan Bumi dan menyelesaikan satu orbit setiap enam hari.

Hal ini karena bintang TRAPPIST-1 jauh lebih kecil daripada matahari kita, sehingga semua planetnya berada sangat dekat dengannya.

Para astronom kini menunggu lebih banyak data untuk menentukan apakah planet ini memiliki atmosfer yang kaya nitrogen — mirip dengan Bumi dan bulan Saturnus, Titan atau hanya batuan kosong tanpa perlindungan atmosfer.

Penemuan ini dianggap sebagai salah satu pencapaian terpenting dalam astronomi modern.
"Tiga tahun lalu, studi seperti ini hanya ada dalam fiksi ilmiah," kata Espinoza.

"Sekarang, kami yakin dapat melihat seperti apa atmosfer TRAPPIST-1e dan jika mirip dengan Bumi, kami akan segera mengetahuinya."
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Infografis
Akan Dikirim ke Ukraina,...
Akan Dikirim ke Ukraina, Ini Kehebatan Tank Challenger 2 Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved