Riset: Perubahan Lahan Akibat La Nina Ancam Rumah-Rumah di Australia

Jum'at, 12 September 2025 - 16:30 WIB
loading...
Riset: Perubahan Lahan...
La Nina . FOTO/ IFL SCIENCE
A A A
JAKARTA - Siklus La Nina yang semakin sering terjadi di Australia membawa hujan lebat yang mengganggu kestabilan tanah, mengancam rumah dan infrastruktur.

Menurut sebuah studi baru seperti yang dlaporkan Xinhua, hujan berkepanjangan akibat La Nina meningkatkan fenomena pengembangan dan penyusutan pada tanah liat, yang dapat melemahkan fondasi bangunan, meretakkan pipa, dan merusak jalan, demikian pernyataan University of South Australia (UniSA) pada hari Kamis.



Tanah liat tersebut berulang kali mengembang saat basah dan menyusut saat kering, menyebabkan pergerakan tanah yang lebih parah dan meluas, demikian pernyataan tersebut.

Para peneliti menganalisis data curah hujan dan iklim selama lebih dari 100 tahun, yang menunjukkan bahwa fenomena La Nina sering terjadi pada akhir abad ke-20, kemudian menurun, sebelum meningkat lagi dalam 25 tahun terakhir.

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Environmental Management ini juga menemukan bahwa tanah liat mudah mengembang dan menyusut akibat perubahan curah hujan, tidak hanya selama siklus La Nina, tetapi juga selama El Nino.

Fenomena La Nina yang terjadi tak lama setelah berakhirnya Kekeringan Milenium Australia (1997-2009) menyebabkan tanah mengembang, merusak ribuan rumah yang dibangun selama kekeringan tersebut.

"Bahkan perubahan kecil dalam siklus iklim dapat menyebabkan keretakan, penurunan tanah, atau biaya perbaikan yang tinggi," kata salah satu penulis studi, Profesor Simon Beecham dari UniSA.

Ia mendesak perhatian segera terhadap perubahan iklim dalam strategi pembangunan, memperingatkan bahwa hal itu dapat memengaruhi banyak rumah di Australia tetapi sejauh ini hanya mendapat sedikit perhatian.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Apple Menguji iPhone...
Apple Menguji iPhone Lipat seperti Samsung Galaxy Z Flip?
Instagram Bereksperimen...
Instagram Bereksperimen Tampilkan Jumlah Teman di Profil
NASA Dikaitkan dengan...
NASA Dikaitkan dengan Rumor Gravitasi Bumi Akan Hilang Tahun Ini
Grok Bergabung dengan...
Grok Bergabung dengan Gemini dalam Inisiatif AI Militer AS
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Toyota Fortuner Generasi...
Toyota Fortuner Generasi Terbaru Resmi Diperkenalkan, Ini Tampangnya
BMW Bedah M Concept...
BMW Bedah M Concept Neue Klasse, Sedan Listrik Tulen Berdesain Agresif
Rekomendasi
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Pihak BPK, Dalami Peran Eks Staf Ahli Bobby Adhityo Rizaldi
Daveigh Chase, Pemeran...
Daveigh Chase, Pemeran 'The Ring' dan Pengisi Suara 'Lilo & Stitch' Meninggal Dunia
Berita Terkini
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Infografis
Kebakaran Baru di Los...
Kebakaran Baru di Los Angeles, Trump Justru Ancam Hentikan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved