Microsoft Umumkan Terjadi Gangguan Layanan Akibat Kabel Bawah Laut Putus

Minggu, 07 September 2025 - 11:36 WIB
loading...
Microsoft Umumkan Terjadi...
Microsoft. FOTO/ DAILY
A A A
WASHINGTON - Microsoft telah mengonfirmasi bahwa layanan cloud Azure-nya mengalami gangguan akibat beberapa putusnya kabel bawah laut di Laut Merah, yang memengaruhi konektivitas data antara Asia, Timur Tengah, dan Eropa.

BACA JUGA - Microsoft Resmi Hadirkan Copilot di Microsoft 365 Personal dan Family

Microsoft telah mengonfirmasi bahwa layanan cloud Azure-nya mengalami gangguan menyusul putusnya kabel bawah laut di Laut Merah, yang memengaruhi konektivitas antara Asia, Timur Tengah, dan Eropa.

Lalu lintas data dialihkan ke rute alternatif, yang menyebabkan peningkatan latensi dan gangguan kinerja bagi beberapa pengguna.

Insiden ini menyoroti ketergantungan dunia pada kabel bawah laut dan perlunya rencana pemulihan jaringan yang lebih efisien di era digital.

Dalam pembaruan kesehatan layanan yang dirilis pada hari Sabtu, perusahaan tersebut mengatakan bahwa pengguna Azure mungkin mengalami penundaan koneksi (latensi) yang lebih tinggi dari biasanya.

Gangguan ini memengaruhi lalu lintas data di seluruh wilayah utama, terutama bagi organisasi yang mengandalkan konektivitas lintas wilayah untuk aplikasi dan layanan digital mereka.

"Pemadaman kabel bawah laut membutuhkan waktu untuk diperbaiki. Kami akan terus memantau, menyeimbangkan kembali, dan mengoptimalkan rute lalu lintas untuk meminimalkan dampak bagi pelanggan," ujar Microsoft dalam pernyataan resminya.

Sebagai tindakan sementara, Microsoft telah mengalihkan lalu lintas Azure melalui rute alternatif, tetapi hal ini mengakibatkan peningkatan latensi dan kemungkinan gangguan kinerja bagi beberapa pengguna.

Azure adalah penyedia cloud terbesar kedua di dunia setelah Amazon Web Services (AWS), dan banyak digunakan oleh perusahaan global untuk aplikasi perusahaan, pengembangan perangkat lunak, dan penyimpanan data.

Microsoft juga menyarankan pelanggan untuk memantau notifikasi kesehatan layanan dan bersiap menghadapi penundaan berkala hingga pekerjaan perbaikan kabel selesai.

Pemadaman kabel bawah laut bukanlah hal yang jarang terjadi, tetapi proses pemulihannya seringkali rumit dan memakan waktu.

Insiden ini sekali lagi menyoroti ketergantungan global pada infrastruktur komunikasi bawah laut dan perlunya rencana pemulihan jaringan yang lebih gesit di era digital.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
CEO Microsoft Yakin...
CEO Microsoft Yakin AI Akan Mendekati Kecerdasan Manusia dalam 18 Bulan
Microsoft Menjajaki...
Microsoft Menjajaki Integrasi Fitur Mirip OpenClaw ke dalam 365 Copilot
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Gubernur Jakarta Ancam...
Gubernur Jakarta Ancam Cabut Izin Lapangan Padel yang Ganggu Warga
Kunjungan Gibran ke...
Kunjungan Gibran ke Yahukimo Ditunda, Pangdam Cendrawasih: Info Intelijen Ada Aktivitas Berpotensi Ganggu Keamanan
Rekomendasi
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Hancurkan Kroasia di Piala Dunia 2026
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
Populasi Hiu Martil...
Populasi Hiu Martil Hilang dari Gunung Bawah Laut Teluk California
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved