Ternyata Ini Penyebab Sinyal Internet Kusut di Beberapa Titik Demo?
Kamis, 04 September 2025 - 09:05 WIB
loading...
Server internet dibakar. saat aksi demo ricuh di Jakarta FOTO/ X
A
A
A
JAKARTA - Kejanggalan-kejalan saat demo ricuh akhir Agustus lalu di Jakarta terungkap. Tak hanya sosial media yang dibatasi seperti TikTok dan Instagram yang di blokir sabotase jaringan telekomunikasi juga terjadi
Saat demo akhir Agustus beredar foto-foto server optik yang terbakar dalam unggahan akun X (Twitter) bernama Rumbunisme, terlihat kondisi perangkat jaringan yang hangus terbakar di dalam sebuah boks pinggir jalan.
“Tau sekarang kenapa di lokasi kalian tidak ada sinyal? Orang marah mana yang nargetin bakar server optik?” tulis akun tersebut, sembari menyertakan tiga foto kondisi perangkat usai terbakar
Unggahan itu kemudian ditanggapi oleh warganet lain, yang menilai kasus tersebut membutuhkan investigasi lebih lanjut.
“Butuh skill khusus untuk tahu ini apa, ada di mana, dan kenapa harus dieliminasi,” tulis akun _purikp.
Berdasarkan informasi pada foto yang diunggah, peristiwa itu disebut terjadi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta, dengan penanda waktu pada 30 Agustus 2025.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak operator telekomunikasi maupun kepolisian terkait dugaan pembakaran server optik tersebut.
Namun, sejumlah warganet menduga insiden ini menjadi penyebab terganggunya sinyal di beberapa lokasi demonstrasi.
Jaringan Fiber optik adalah media transmisi fisik penyalur informasi yang mengubah sinyal listrik menjadi gelombang cahaya dengan konsep hukum optik.
Fiber optik beroperasi dengan kecepatan dan kapasitas data yang tinggi, yang umumnya dipakai untuk menghubungkan dua poin network dengan daya besar.
Perkembangan teknologi semakin progresif yang mana hal ini dipengaruhi oleh kebutuhan akantrafficdalam pemakaian jasa telekomunikasi, baik itu dari segi kuantitas maupun kualitas.
Sistem yang berusaha dibangun berproyeksi pada tujuan dasar yakni untuk menemukan media transmisi yang dapat menyalurkan informasi sebanyak mungkin dalam waktu yang bersamaan
Saat demo akhir Agustus beredar foto-foto server optik yang terbakar dalam unggahan akun X (Twitter) bernama Rumbunisme, terlihat kondisi perangkat jaringan yang hangus terbakar di dalam sebuah boks pinggir jalan.
“Tau sekarang kenapa di lokasi kalian tidak ada sinyal? Orang marah mana yang nargetin bakar server optik?” tulis akun tersebut, sembari menyertakan tiga foto kondisi perangkat usai terbakar
Unggahan itu kemudian ditanggapi oleh warganet lain, yang menilai kasus tersebut membutuhkan investigasi lebih lanjut.
“Butuh skill khusus untuk tahu ini apa, ada di mana, dan kenapa harus dieliminasi,” tulis akun _purikp.
Berdasarkan informasi pada foto yang diunggah, peristiwa itu disebut terjadi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta, dengan penanda waktu pada 30 Agustus 2025.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak operator telekomunikasi maupun kepolisian terkait dugaan pembakaran server optik tersebut.
Namun, sejumlah warganet menduga insiden ini menjadi penyebab terganggunya sinyal di beberapa lokasi demonstrasi.
Jaringan Fiber optik adalah media transmisi fisik penyalur informasi yang mengubah sinyal listrik menjadi gelombang cahaya dengan konsep hukum optik.
Fiber optik beroperasi dengan kecepatan dan kapasitas data yang tinggi, yang umumnya dipakai untuk menghubungkan dua poin network dengan daya besar.
Perkembangan teknologi semakin progresif yang mana hal ini dipengaruhi oleh kebutuhan akantrafficdalam pemakaian jasa telekomunikasi, baik itu dari segi kuantitas maupun kualitas.
Sistem yang berusaha dibangun berproyeksi pada tujuan dasar yakni untuk menemukan media transmisi yang dapat menyalurkan informasi sebanyak mungkin dalam waktu yang bersamaan
(wbs)
Lihat Juga :