Telkom Luncurkan Mata Elang Digital Baru: Netmonk Kini Bisa Deteksi Masalah Jaringan Sebelum Menjadi Bencana

Jum'at, 22 Agustus 2025 - 16:26 WIB
loading...
Telkom Luncurkan Mata...
Platform pemantau jaringan andalan mereka, Netmonk, kini dilengkapi mata elang baru yang super tajam: fitur Quality of Service (QoS) Monitoring. Foto: Telkom Indonesia
A A A
JAKARTA - Pernahkah Anda sedang rapat penting melalui video conference, lalu tiba-tiba gambar menjadi patah-patah dan suara terputus? Bagi perusahaan, gangguan kecil seperti ini bisa berarti kehilangan peluang bisnis atau terhambatnya operasional krusial.

Nah, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk meluncurkan sebuah solusi canggih untuk mencegah "bencana" digital tersebut.

Platform pemantau jaringan andalan mereka, Netmonk, kini dilengkapi "mata elang" baru yang super tajam: fitur Quality of Service (QoS) Monitoring. Ini adalah langkah besar untuk memastikan tulang punggung digital berbagai industri di Indonesia menjadi semakin kuat dan andal.

Mendiagnosis 'Penyakit' Jaringan Secara Real-Time
Telkom Luncurkan Mata Elang Digital Baru: Netmonk Kini Bisa Deteksi Masalah Jaringan Sebelum Menjadi Bencana

Bayangkan jaringan internet sebuah perusahaan sebagai sebuah jalan tol super sibuk. Fitur QoS Monitoring dari Netmonk bertindak seperti pusat kendali lalu lintas tercanggih. Ia mampu memantau beberapa "penyakit" utama jaringan secara real-time:

Latency (Keterlambatan): Seberapa lama data sampai ke tujuan. Jika tinggi, artinya ada "kemacetan".

Jitter (Fluktuasi): Apakah aliran data lancar atau tersendat-sendat. Jitter tinggi membuat video dan suara menjadi patah-patah.

Packet Loss (Kehilangan Data): Apakah ada paket data yang "hilang" di tengah jalan, yang membuat informasi tidak utuh.

Dengan mendeteksi masalah ini seketika, tim IT bisa langsung bertindak seperti dokter yang melakukan penanganan dini, sebelum "penyakit" jaringan tersebut menyebar dan melumpuhkan layanan penting seperti aplikasi perbankan, sistem rumah sakit, atau operasional pabrik.

Kisah Sukses dari Pedalaman Kalimantan

Kecanggihan Netmonk bukan lagi sekadar teori. Muhammad Nur Hidayat dari PT Union Routelink telah merasakan langsung dampaknya dalam sebuah proyek vital di Kalimantan Timur.

“Netmonk benar-benar kami andalkan. Kami menggunakannya pada proyek kami di Kalimantan Timur, untuk memastikan jaringan pada ratusan perangkat yang terpasang di sekolah di sana tetap lancar,” ungkap Hidayat.

Ia menambahkan bahwa Netmonk jauh lebih praktis dan mudah digunakan dibandingkan platform lain, terutama karena adanya dukungan langsung dari tim pengembang di Indonesia.

"Fitur monitoring seperti latency, jitter, dan packet loss juga sangat membantu kami memahami gangguan dengan lebih cepat,” terangnya.

Komitmen untuk Transformasi Digital Indonesia

Bagi Telkom, peluncuran fitur ini adalah bagian dari sebuah misi yang lebih besar. Ini adalah wujud komitmen untuk memperkuat infrastruktur digital nasional, yang akan menopang berbagai sektor, mulai dari pemerintahan hingga ritel.

“Netmonk kami hadirkan sebagai wujud komitmen Telkom dalam mendukung transformasi digital di Indonesia. Solusi monitoring jaringan ini dapat dimanfaatkan untuk menunjang operasional berbagai sektor, termasuk layanan publik,” ujar EVP Digital Business & Technology Telkom, Komang Budi Aryasa.

Pada akhirnya, kehadiran QoS Monitoring di Netmonk adalah lebih dari sekadar pembaruan fitur. Ini adalah sebuah suntikan optimisme, sebuah jaminan bahwa di tengah dunia yang semakin terhubung, ada "penjaga gerbang" digital yang bekerja tanpa henti untuk memastikan semua berjalan lancar, aman, dan tanpa hambatan.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Fokus Penataan Portofolio,...
Fokus Penataan Portofolio, TelkomMetra Gandeng Fullerton Health untuk Ekspansi AdMedika Group
Awali 2026 dengan Kinerja...
Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Layanan Kelistrikan...
Layanan Kelistrikan Kini Lebih Praktis Lewat PLN Mobile
Perkuat Akses Digital...
Perkuat Akses Digital di Papua Pegunungan, Community Gateway Diresmikan
Rekomendasi
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Infografis
Israel Dilaporkan Luncurkan...
Israel Dilaporkan Luncurkan Satelit Mata-mata Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved