Terumbu Karang Mediterania Terbesar di Kroasia Terancam oleh Pemanasan Global
Minggu, 10 Agustus 2025 - 12:29 WIB
loading...
Terumbu Karang Mediterania . FOTO/ DAILY
A
A
A
KIEV - Terumbu karang rumput laut terbesar yang diketahui di Mediterania, yang terletak di Danau Besar Taman Nasional Mljet, Kroasia, kini berada di bawah ancaman serius akibat kenaikan suhu laut dan spesies invasif.
BACA JUGA - Penyelundupan Terumbu Karang Merah Berhasil Digagalkan
Selama lebih dari tiga dekade, ahli biologi kelautan Petar Kruzic telah melakukan survei tahunan di wilayah tersebut setiap bulan Agustus.
Terumbu karang seluas 650 meter persegi ini merupakan rumah bagi beragam spesies laut termasuk kerapu, amberjack, dan barakuda.
Namun, data terbaru menunjukkan peningkatan suhu air yang mengkhawatirkan.
Menurut Kruzic, suhu kini mencapai 29 derajat Celcius hingga satu setengah bulan - dibandingkan dengan hanya dua hingga tiga hari di awal tahun 2000-an.
"Terjadi pemutihan karang, kematian polip, dan nekrosis jaringan secara langsung akibat suhu tinggi... Jadi ya, terumbu karang ini terancam," kata Kruzic. Selain itu, spesies invasif seperti Caulerpa racemosa, sejenis alga yang berkembang biak dengan cepat di air hangat, juga mengancam ekosistem dengan menutupi dan mencekik koloni karang.
Sebagai langkah perlindungan, Taman Nasional Mljet telah menerapkan peraturan ketat termasuk larangan memancing, penyelaman tanpa izin, dan pembatasan lalu lintas perahu.
Akses kini dibatasi hanya untuk penduduk lokal dan perahu taman bertenaga surya.
Langkah ini dipandang penting dalam upaya melindungi warisan laut yang unik dan rapuh ini dari dampak perubahan iklim dan gangguan manusia.
BACA JUGA - Penyelundupan Terumbu Karang Merah Berhasil Digagalkan
Selama lebih dari tiga dekade, ahli biologi kelautan Petar Kruzic telah melakukan survei tahunan di wilayah tersebut setiap bulan Agustus.
Terumbu karang seluas 650 meter persegi ini merupakan rumah bagi beragam spesies laut termasuk kerapu, amberjack, dan barakuda.
Namun, data terbaru menunjukkan peningkatan suhu air yang mengkhawatirkan.
Menurut Kruzic, suhu kini mencapai 29 derajat Celcius hingga satu setengah bulan - dibandingkan dengan hanya dua hingga tiga hari di awal tahun 2000-an.
"Terjadi pemutihan karang, kematian polip, dan nekrosis jaringan secara langsung akibat suhu tinggi... Jadi ya, terumbu karang ini terancam," kata Kruzic. Selain itu, spesies invasif seperti Caulerpa racemosa, sejenis alga yang berkembang biak dengan cepat di air hangat, juga mengancam ekosistem dengan menutupi dan mencekik koloni karang.
Sebagai langkah perlindungan, Taman Nasional Mljet telah menerapkan peraturan ketat termasuk larangan memancing, penyelaman tanpa izin, dan pembatasan lalu lintas perahu.
Akses kini dibatasi hanya untuk penduduk lokal dan perahu taman bertenaga surya.
Langkah ini dipandang penting dalam upaya melindungi warisan laut yang unik dan rapuh ini dari dampak perubahan iklim dan gangguan manusia.
(wbs)
Lihat Juga :