Rekaman Kokpit Pesawat Air India Ungkap Kapten pesawat Matikan Tombol BBM
Jum'at, 18 Juli 2025 - 18:36 WIB
loading...
Pesawat Air india. FOTO/ DOK Sindonews
A
A
A
ISLAMABAD - Rekaman kokpit dari pesawat Air India yang jatuh bulan lalu menunjukkan kapten pesawat diyakini telah mematikan pasokan bahan bakar ke mesin tak lama setelah lepas landas.
BACA JUGA - Iran Hendak Serang Israel, Peringatkan Pesawat-pesawat Sipil Menjauh
Mengutip laporan Wall Street Journal, temuan ini didasarkan pada penilaian awal oleh otoritas AS atas bukti-bukti dari kecelakaan yang terjadi pada 12 Juni di Ahmedabad, India.
Rekaman kokpit menunjukkan kopilot bertanya mengapa kapten memindahkan sakelar bahan bakar ke posisi 'cut off' beberapa detik setelah pesawat meninggalkan landasan.
Kedua pilot yang terlibat telah diidentifikasi sebagai Kapten Sumeet Sabharwal dan Kopilot Clive Kunder, yang masing-masing memiliki 15.638 dan 3.403 jam terbang.
Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India (AAIB) dalam laporan awal pada hari Sabtu juga mengonfirmasi bahwa sakelar bahan bakar pada kedua mesin beralih dari mode 'run' ke 'cut off' satu detik setelah pesawat lepas landas.
Sejauh ini, AAIB India, Departemen Penerbangan Sipil, Kementerian Penerbangan Sipil India, Boeing, dan Air India belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Dalam tragedi tersebut, 260 penumpang dan awak tewas ketika Boeing 787 Dreamliner jatuh tak lama setelah lepas landas.
BACA JUGA - Iran Hendak Serang Israel, Peringatkan Pesawat-pesawat Sipil Menjauh
Mengutip laporan Wall Street Journal, temuan ini didasarkan pada penilaian awal oleh otoritas AS atas bukti-bukti dari kecelakaan yang terjadi pada 12 Juni di Ahmedabad, India.
Rekaman kokpit menunjukkan kopilot bertanya mengapa kapten memindahkan sakelar bahan bakar ke posisi 'cut off' beberapa detik setelah pesawat meninggalkan landasan.
Kedua pilot yang terlibat telah diidentifikasi sebagai Kapten Sumeet Sabharwal dan Kopilot Clive Kunder, yang masing-masing memiliki 15.638 dan 3.403 jam terbang.
Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India (AAIB) dalam laporan awal pada hari Sabtu juga mengonfirmasi bahwa sakelar bahan bakar pada kedua mesin beralih dari mode 'run' ke 'cut off' satu detik setelah pesawat lepas landas.
Sejauh ini, AAIB India, Departemen Penerbangan Sipil, Kementerian Penerbangan Sipil India, Boeing, dan Air India belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Dalam tragedi tersebut, 260 penumpang dan awak tewas ketika Boeing 787 Dreamliner jatuh tak lama setelah lepas landas.
(wbs)
Lihat Juga :