Benteng Digital Anak Indonesia PP Tunas: Antara Ambisi Global dan Realitas di Lapangan

Sabtu, 12 Juli 2025 - 22:41 WIB
loading...
Benteng Digital Anak...
PP Tunas menjadi komitmen Indonesia untuk melindungi anak secara daring. Foto: Komdigi
A A A
JAKARTA - Di tengah rimba digital yang semakin buas, di mana predator tak terlihat, perundungan siber, dan konten berbahaya mengintai di setiap klik, pemerintah Indonesia mencoba membangun sebuah benteng pertahanan. Namanya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025, atau yang kini lebih dikenal sebagai "PP Tunas".

Ini bukan sekadar aturan; ini adalah deklarasi ambisius Indonesia untuk melindungi generasi masa depannya.

Namun, di balik niat mulia tersebut, sebuah pertanyaan kritis: mampukah sebuah peraturan di atas kertas benar-benar menjadi perisai ampuh bagi jutaan anak Indonesia yang kini hidup di dua dunia, nyata dan maya?

Ambisi Menembus Batas Negara

Di panggung diplomasi internasional, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid tidak ragu memamerkan "senjata" baru Indonesia ini. Dalam pertemuannya dengan Sekretaris Jenderal International Telecommunications Union (ITU), Doreen Bogdan-Martin, Menkomdigi dengan percaya diri mendorong PP Tunas untuk menjadi standar global.

"PP Tunas mencerminkan komitmen Indonesia melindungi anak secara daring, demi kesehatan dan kesejahteraan generasi muda," kata Meutya. Ia tidak hanya berbicara tentang kebijakan domestik, tetapi juga memposisikan Indonesia sebagai pemimpin dalam tata kelola keamanan digital anak.

Dukungan dari lembaga sekelas ITU, yang kini memiliki kantor perwakilan di Jakarta, menjadi semacam legitimasi bagi langkah Indonesia. "Panduan dari ITU akan sangat penting untuk memastikan kebijakan kami tetap inklusif, berpandangan ke depan, dan selaras dengan standar global," tambah Meutya.

Pesannya jelas: Indonesia ingin membuat aturan yang tidak hanya berlaku di dalam negeri, tetapi juga diakui dan mungkin ditiru oleh dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Babak Belur Dihantam...
Babak Belur Dihantam Kritik Global: Insiden Bocornya Rahasia Triliunan Rupiah Paksa IGRS Dievaluasi Total
Komdigi Hentikan Sementara...
Komdigi Hentikan Sementara IGRS, Siap Lakukan Evaluasi
Komdigi Tindak 4,1 Juta...
Komdigi Tindak 4,1 Juta Konten Negatif, AVISI Dorong Penguatan Perang Melawan Pembajakan Digital
Komdigi Suruh TikTok...
Komdigi Suruh TikTok Hapus 780 Ribu Akun Anak, Platform Lain Siap-siap!
Wamenkomdigi Sebut 3...
Wamenkomdigi Sebut 3 dari 5 Anak Palsukan Usia untuk Akses Medsos
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Rekomendasi
Kelakar Prabowo: Nanti...
Kelakar Prabowo: Nanti Ada Pertandingan Jenderal-Jenderal, Saya Wasitnya
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, Asosiasi Minta Vape Legal Dibedakan dengan Penyalahgunaan Narkoba
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
Berita Terkini
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved