Ladang Uang Baru 5G Terungkap: Fixed Wireless Access, Perang Perebutan Internet Rumah Dimulai
Sabtu, 28 Juni 2025 - 17:08 WIB
loading...
A
A
A
Artinya, mereka tidak lagi hanya menjual koneksi, tetapi menjual pengalaman. Sama seperti Anda memilih paket internet kabel 100 Mbps atau 300 Mbps, kini Anda bisa memilih paket internet nirkabel 5G dengan kecepatan serupa.
“Ini adalah titik krusial, di mana 5G dan ekosistemnya akan memicu gelombang inovasi baru," ujar Erik Ekudden, Senior Vice President dan Chief Technology Officer Ericsson.
"Penyedia layanan telah menyadari potensi 5G ini dan mulai memonetisasinya melalui penawaran layanan inovatif yang melampaui sekadar menjual paket data."
FWA diproyeksikan akan menjadi kekuatan dominan, menyumbang lebih dari 35% koneksi internet rumah baru secara global pada 2030, dengan total 350 juta sambungan.
Namun, ada satu syarat krusial.
“Ini adalah titik krusial, di mana 5G dan ekosistemnya akan memicu gelombang inovasi baru," ujar Erik Ekudden, Senior Vice President dan Chief Technology Officer Ericsson.
"Penyedia layanan telah menyadari potensi 5G ini dan mulai memonetisasinya melalui penawaran layanan inovatif yang melampaui sekadar menjual paket data."
FWA diproyeksikan akan menjadi kekuatan dominan, menyumbang lebih dari 35% koneksi internet rumah baru secara global pada 2030, dengan total 350 juta sambungan.
Indonesia di Ambang Revolusi Serupa
Meskipun pertarungan ini sudah memanas di Amerika Utara dan Eropa, Asia Tenggara, termasuk Indonesia, disebut memiliki potensi yang sama besarnya. Laporan ini memproyeksikan jumlah pelanggan 5G di kawasan ini akan mencapai 630 juta pada 2030, dengan lalu lintas data per ponsel melonjak dua kali lipat.Namun, ada satu syarat krusial.
Lihat Juga :