Perang dengan Israel Berakhir, Iran Buka Kembali Wilayah Udaranya

Kamis, 26 Juni 2025 - 21:55 WIB
loading...
Perang dengan Israel...
Iran Buka Kembali Wilayah Udaranya. FOTO/ FOX NEWS
A A A
TEHERAN - Iran pada Kamis mengumumkan pembukaan kembali sebagian wilayah udaranya setelah gencatan senjata dengan Israel, Anadolu Ajansi (AA) melaporkan.

BACA JUGA - Iran Bebaskan Akademisi Iran-Prancis Adelkhah dari Penjara

"Wilayah udara di bagian timur negara itu telah dibuka kembali untuk penerbangan domestik dan internasional, termasuk penerbangan yang melewati wilayah udara Iran," kata juru bicara Kementerian Jalan dan Pembangunan Perkotaan, Majid Akhavan, melalui platform X.

Namun, Akhavan mengatakan penerbangan dari Bandara Mehrabad di Teheran dan Bandara Internasional Imam Khomeini, yang terletak 40 kilometer di selatan ibu kota Iran, masih belum diizinkan beroperasi.

Pengumuman itu muncul setelah gencatan senjata yang ditengahi AS dengan Israel mengakhiri pertempuran sengit selama 12 hari antara kedua musuh bebuyutan itu, yang dipicu oleh serangan Israel terhadap target nuklir dan militer Iran pada 13 Juni 2025.

Kementerian Luar Negeri Qatar mengumumkan penutupan wilayah udaranya untuk memastikan keselamatan warga negaranya, penduduk, dan pengunjung di tengah situasi regional yang semakin tidak menentu.

Departemen Urusan Penerbangan Sipil Bahrain juga mengonfirmasi penangguhan sementara aktivitas navigasi udara di wilayah udara negara tersebut sebagai tanggapan atas perkembangan terkini.

Di Kuwait, Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil memerintahkan penutupan sementara wilayah udaranya, yang menyebabkan Kuwait Airways menangguhkan semua penerbangan. Kementerian Transportasi Irak juga menutup wilayah udara negara tersebut, termasuk wilayah selatan.

Oman Air mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah menangguhkan penerbangan ke dan dari Manama, Dubai, Doha, dan Kuwait karena situasi terkini, dan memperingatkan kemungkinan penundaan penerbangan di seluruh jaringannya.

Sementara itu, EgyptAir mengumumkan pembatalan layanan antara Kairo dan beberapa kota di Teluk, dan mengatakan operasi hanya akan dilanjutkan ketika situasi keamanan memungkinkan.

Gelombang penutupan wilayah udara terjadi setelah Iran melancarkan serangan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid milik militer AS di Qatar pada hari Senin. Serangan itu merupakan respons terhadap serangan AS sebelumnya pada hari Minggu yang menargetkan tiga fasilitas nuklir Iran - Fordow, Natanz, dan Isfahan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Kekurangan Senjata...
AS Kekurangan Senjata Stategis Akibat Ketergantungannya pada Tungsten China
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Rekomendasi
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 69 Orang Diamankan Polisi
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Kondisi Terkini Haji...
Kondisi Terkini Haji Bolot, Sudah Dipindah ke Ruang Rawat Inap dan Mulai Pulih
Berita Terkini
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved