Akhir dari Era Koding? Startup Lokal Ini Buktikan Siapapun Bisa Bikin Aplikasi Cuma Modal Perintah
Senin, 16 Juni 2025 - 14:17 WIB
loading...
A
A
A
Dari Korporat ke Warung Kopi
Setelah teruji di level enterprise, Quantum kini memulai misi barunya: mendemokratisasi teknologi ini. Mereka ingin membawa kekuatan yang sama ke tangan para pelaku usaha kecil, komunitas lokal, hingga individu kreatif.Dengan antarmuka berbasis prompt dan Low-Code, proses yang tadinya membutuhkan tim developer dan waktu berbulan-bulan, kini bisa dilakukan dalam hitungan menit. Pengguna cukup menuliskan apa yang mereka butuhkan, dan QuantumByte akan membangun aplikasi siap pakai yang bisa langsung dikustomisasi, layaknya sedang menyusun balok LEGO.
"Kami tidak takut bersaing dengan brand global. Kami sudah buktikan bisa mengubah yang besar dan rumit. Sekarang waktunya membawa teknologi ini ke lebih banyak tangan. Bukan cuma soal efisiensi, tapi soal membebaskan potensi,” tegas Kevin.
Diakui Global Tanpa 'Bakar Duit'
Kepercayaan diri Quantum bukan tanpa dasar. Teknologi mereka bahkan telah menarik perhatian mitra global, mulai dari proyek AI untuk Volkswagen di Singapura, kolaborasi dengan brand fashion Melengo, hingga mendukung sistem pesawat tanpa awak dalam proyek RAIN Aero.Yang lebih mencengangkan, semua pencapaian ini mereka raih tanpa suntikan dana dari investor eksternal sama sekali. Di saat banyak startup "bakar duit" untuk tumbuh, Quantum justru tumbuh dua kali lipat di tahun terburuk sekalipun dengan modal sendiri(bootstrapped).
(dan)
Lihat Juga :