Bagian Matahari yang Belum Pernah Dilihat Manusia Menampakan Wujudnya

Kamis, 12 Juni 2025 - 10:51 WIB
loading...
Bagian Matahari yang...
Bagian Matahari yang Belum Pernah Dilihat Manusia . FOTO/ SCIENCE ALERT
A A A
BERLIN - Umat manusia baru saja menyaksikan bagian matahari y ang belum pernah dilihat sebelumnya berkat wahana Solar Orbiter. Wahana ini memungkinkan ilmuwan untuk mengambil gambar matahari dari sudut pandang yang belum pernah ada sebelumnya, memberikan pandangan yang lebih dekat dan mendetail tentang bintang kita.

BACA JUGA- China Nyalakan 'Matahari Buatan', 10 Kali Lebih Panas dari Matahari Asli

Mungkin tampak seperti bercak matahari biasa, namun itu sebenarnya adalah kutub selatan Matahari, dan pandangan pertama kita ke wilayah ini datang berkat manuver nekat yang dilakukan Solar Orbiter , yang menukik di bawah bidang Tata Surya untuk menangkap pandangan miring dari bagian Matahari yang biasanya tersembunyi dari pandangan.

"Hari ini kami mengungkap pandangan pertama umat manusia terhadap kutub Matahari," kata astrofisikawan Carole Mundell , direktur sains Badan Antariksa Eropa (ESA) seperti dilansir dari Science Alert.

"Matahari adalah bintang terdekat kita, pemberi kehidupan, dan pengganggu potensial bagi sistem tenaga darat dan antariksa modern, jadi sangat penting bagi kita untuk memahami cara kerjanya dan belajar memprediksi perilakunya. Pandangan unik baru dari misi Solar Orbiter kita ini adalah awal dari era baru ilmu surya."

Solar Orbiter baru saja melakukan upaya terbaiknya untuk memperoleh pandangan yang jernih itu. Waktunya juga tepat untuk pengamatan ini: Matahari muncul dari titik maksimum matahari , periode saat pembalikan kutub itu terjadi. Pada bulan Februari 2025, wahana antariksa itu, yang biasanya berputar mengelilingi bagian tengah Matahari, memiringkan orbitnya hingga 17 derajat – cukup untuk akhirnya melihat kutubnya.

Pengorbit sebelumnya hanya pernah memiringkan orbitnya sejauh 7 derajat, kecuali pengorbit Ulysses yang, sayangnya, tidak membawa peralatan pencitraan saat melakukan tiga putaran eksitasi langsung di atas kutub Matahari antara tahun 1994 dan 2008.

"Kami tidak tahu persis apa yang diharapkan dari pengamatan pertama ini," kata astrofisikawan Sami Solanki dari Institut Max Planck untuk penelitian Tata Surya di Jerman. "Kutub-kutub Matahari secara harfiah adalah terra incognita."
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Berita Terkini
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved