Robot yang Bisa Memperbaiki Dirinya Sendiri Berhasil Dikembangkan

Selasa, 10 Juni 2025 - 07:16 WIB
loading...
Robot yang Bisa Memperbaiki...
Ilustrasi robot. FOTO/ DAILY
A A A
LONDON - Sekelompok insinyur dari Universitas Nebraska–Lincoln telah mengembangkan teknologi robot yang dapat menyembuhkan dirinya sendiri secara otomatis, meniru mekanisme penyembuhan alami yang ditemukan pada kulit manusia dan tumbuhan.

BACA JUGA - Bersaing di Pasar Mobil Listrik, Toyota Siap Menjual Denso

Sistem ini terdiri dari tiga lapisan utama: lapisan aktuasi untuk gerakan, lapisan penyembuhan yang terbuat dari elastomer termoplastik (TPE) yang dapat meleleh dan mengeras kembali, dan lapisan deteksi yang mengandung logam cair untuk mendeteksi kerusakan.

Saat kerusakan terdeteksi, Joule Heater diaktifkan untuk melelehkan material penyembuhan, yang kemudian mengeras dan menutup luka, sehingga robot dapat kembali berfungsi tanpa perbaikan manual dan meningkatkan daya tahan serta kemampuan operasionalnya di berbagai lingkungan.

Teknologi ini meniru mekanisme penyembuhan alami yang ditemukan pada kulit manusia dan tanaman, menjadikannya salah satu inovasi terpenting dalam sejarah robotika modern.

Sistem ini terdiri dari tiga lapisan utama, yaitu Extensible Actuation Layer, Strain Limiting Self-Healing Layer, dan Damage Detection Layer.

Setiap lapisan memainkan peran penting dalam memastikan bahwa robot berfungsi lebih efisien.

Lapisan atas berfungsi sebagai otot buatan yang membantu pergerakan robot dengan menggunakan tekanan air.

Mekanisme ini memungkinkan robot bergerak bebas dan beradaptasi dengan perubahan lingkungan, sehingga lebih efisien dalam berbagai situasi.

Lapisan penyembuhan (bagian tengah) terbuat dari Thermoplastic Elastomer (TPE), sejenis material polimer yang seperti karet. Keistimewaan material ini adalah ketahanannya terhadap panas, kemampuan untuk berubah bentuk, serta kemudahan dalam pengolahan dan pembentukan.

Sifat unik ini menjadikan TPE sangat cocok untuk sistem self-healing pada robotika karena dapat mencair dan memadat kembali untuk memperbaiki kerusakan secara otomatis.

Dengan teknologi ini, robot dapat menyembuhkan dirinya sendiri tanpa perlu perbaikan manual.
Selain itu, lapisan deteksi (bagian bawah) berisi tetesan mikro logam cair (Liquid Metal – LM) yang tertanam dalam elastomer silikon.

Lapisan ini berperan penting dalam mendeteksi area dan tingkat kerusakan secara otomatis dengan akurasi tinggi.

Robot ini dapat mengidentifikasi cedera secara instan dengan mendeteksi perubahan aliran listrik pada lapisan terbawah.

Setelah mendeteksi area yang rusak, Joule Heater akan diaktifkan untuk melelehkan elastomer termoplastik pada lapisan penyembuhan.

Joule Heater merupakan proses di mana arus listrik yang mengalir melalui konduktor menghasilkan panas.
Pada sistem ini, panas yang dihasilkan akan melelehkan material penyembuhan sehingga lapisan tersebut dapat mengisi dan menutup luka atau kerusakan.

Setelah beberapa menit, material yang meleleh akan mengeras kembali dan menutup luka dengan baik tanpa perlu perbaikan manual.

Pada akhirnya, robot dapat menyembuhkan dirinya sendiri dengan baik untuk kembali berfungsi normal dalam waktu singkat.

Teknologi ini juga disebut-sebut sebagai solusi agar robot menjadi awet dan mampu beroperasi di berbagai lingkungan tanpa perlu perawatan rutin.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Robot Humanoid Cetak...
Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
Ingin Kuliah AI? Ini...
Ingin Kuliah AI? Ini 20 Universitas di Indonesia yang Membuka Jurusan Kecerdasan Buatan
Dokter Indonesia Kembangkan...
Dokter Indonesia Kembangkan AI untuk Deteksi Dini Gagal Jantung, Pasien Tak Lagi Bolak-balik Masuk RS
Rekomendasi
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Berita Terkini
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved