Samsung Bertaruh pada Bodi Setipis Kertas di Galaxy S25 Edge, Akankah Konsumen Tergocek?
Sabtu, 07 Juni 2025 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
Daya tarik utamanya jelas adalah desain dan portabilitas. Dengan bobot hanya 163 gram, S25 Edge memang dirancang untuk mereka yang memprioritaskan gaya dan tak mau repot membawa device tebal. "Cocok banget buat mereka yang ingin tampil beda dan nggak mau terlihat mainstream," beber Ilham.
Ini adalah pengakuan tersirat bahwa target pasar S25 Edge sangat spesifik: kalangan fashion-conscious yang mungkin rela menukar sedikit daya tahan baterai atau performa puncak berkelanjutan demi sebuah gawai yang menjadi statement piece.
Harga Premium untuk Gaya
Dengan banderol mulai dari Rp19.499.000 hingga Rp21.499.000, Galaxy S25 Edge jelas bermain di kelas premium. Harga ini menempatkannya langsung berhadapan dengan ponsel-ponsel flagship lain yang mungkin menawarkan baterai lebih besar atau sistem pendingin yang lebih superior.
Kini, pertaruhannya ada di tangan konsumen. Apakah sebuah desain yang memukau dan kualitas kamera yang tak perlu diragukan lagi cukup untuk menutupi potensi kompromi pada aspek lain? Akankah pasar kelas atas Indonesia menyambut sebuah ponsel yang lebih mengedepankan estetika diatassegalanya?
Ini adalah pengakuan tersirat bahwa target pasar S25 Edge sangat spesifik: kalangan fashion-conscious yang mungkin rela menukar sedikit daya tahan baterai atau performa puncak berkelanjutan demi sebuah gawai yang menjadi statement piece.
Harga Premium untuk Gaya
![Samsung Bertaruh pada Bodi Setipis Kertas di Galaxy S25 Edge, Akankah Konsumen Tergocek?]()
Dengan banderol mulai dari Rp19.499.000 hingga Rp21.499.000, Galaxy S25 Edge jelas bermain di kelas premium. Harga ini menempatkannya langsung berhadapan dengan ponsel-ponsel flagship lain yang mungkin menawarkan baterai lebih besar atau sistem pendingin yang lebih superior.
Kini, pertaruhannya ada di tangan konsumen. Apakah sebuah desain yang memukau dan kualitas kamera yang tak perlu diragukan lagi cukup untuk menutupi potensi kompromi pada aspek lain? Akankah pasar kelas atas Indonesia menyambut sebuah ponsel yang lebih mengedepankan estetika diatassegalanya?
(dan)
Lihat Juga :