Histeria Global Sambut Nintendo Switch 2, tapi Harga Rp8,1 Juta Jadi Pukulan Telak
Jum'at, 06 Juni 2025 - 18:31 WIB
loading...
A
A
A
Lottie setuju, dan menambahkan rasa frustrasinya karena tidak akan bisa memainkan game baru yang paling dinanti, Mario Kart World. "Saya tidak akan menghabiskan uang sebanyak itu untuk sebuah gim," katanya, menyebut biaya gim tersebut setara dengan "gaji harian"-nya.
Ini adalah sebuah dilema besar bagi Nintendo. Di satu sisi, mereka memiliki basis penggemar militan yang dibangun dari kesuksesan fenomenal Switch generasi pertama yang terjual lebih dari 152 juta unit. "Jumlah pengguna Switch yang jauh lebih besar seharusnya membuat adopsi Switch 2 di awal siklusnya menjadi lebih kuat," kata Piers Harding-Rolls, seorang analis di Ampere Analysis.
Namun di sisi lain, Nintendo kini mengambil risiko besar dengan menaikkan harga secara signifikan. Mereka seolah bertaruh bahwa sihir dari nama besar seperti Zelda dan Mario cukup kuat untuk membuat konsumen mengabaikan kondisi ekonomi yang menantang.
Kini, Nintendo berada di persimpangan jalan. Apakah mereka sedang memulai era keemasan baru dengan konsol yang lebih kuat dan layar lebih besar? Atau apakah ini adalah langkah serakah yang akan mengasingkan sebagian besar basis penggemar mereka yang telah dibangun dengan susah payah selamabertahun-tahun?
Ini adalah sebuah dilema besar bagi Nintendo. Di satu sisi, mereka memiliki basis penggemar militan yang dibangun dari kesuksesan fenomenal Switch generasi pertama yang terjual lebih dari 152 juta unit. "Jumlah pengguna Switch yang jauh lebih besar seharusnya membuat adopsi Switch 2 di awal siklusnya menjadi lebih kuat," kata Piers Harding-Rolls, seorang analis di Ampere Analysis.
Namun di sisi lain, Nintendo kini mengambil risiko besar dengan menaikkan harga secara signifikan. Mereka seolah bertaruh bahwa sihir dari nama besar seperti Zelda dan Mario cukup kuat untuk membuat konsumen mengabaikan kondisi ekonomi yang menantang.
Bayang-bayang Perang Dagang
Risiko ini diperparah oleh tantangan eksternal. Peluncuran ini menjadi ujian berat bagi manajemen rantai pasok Nintendo di tengah perang dagang yang dipicu oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Keterbatasan pasokan bisa semakin memperburuk situasi dan memicu harga yang lebih gila lagi di pasar sekunder.Kini, Nintendo berada di persimpangan jalan. Apakah mereka sedang memulai era keemasan baru dengan konsol yang lebih kuat dan layar lebih besar? Atau apakah ini adalah langkah serakah yang akan mengasingkan sebagian besar basis penggemar mereka yang telah dibangun dengan susah payah selamabertahun-tahun?
(dan)
Lihat Juga :