Panas Ekstrem di Indonesia Bakal Berlangsung Lebih Lama

Rabu, 04 Juni 2025 - 07:12 WIB
loading...
Panas Ekstrem di Indonesia...
Suhu panas ektrem bakal terjadi lebih lama di Indonesia. FOTO/ SCIENCE ALERT
A A A
LONDON - Sekitar empat miliar orang di seluruh dunia mengalami 30 hari tambahan suhu ekstrem selama setahun terakhir karena fenomena perubahan iklim. Termasuk Indonesia yang bakal dilanda suhu panas selama 99 hari.

BACA JUGA - Cuaca Panas Ekstrem, Waspadai Dampaknya Pada Komponen Mobil

Studi terbaru menunjukkan bahwa negara-negara tropis paling terpengaruh oleh kondisi cuaca seperti itu.

Para peneliti di World Weather Attribution(WWA) yang berpusat di London, Climate Central di Amerika Serikat (AS) dan Pusat Iklim Palang Merah menemukan bahwa Indonesia dan Singapura mencatat 99 hari tambahan panas ekstrem sejak Mei 2024.

Laporan tersebut juga menemukan bahwa Barbados, Haiti, dan sejumlah negara serta wilayah Kepulauan Karibia dan Pasifik mengalami lebih dari 120 hari tambahan panas ekstrem.

Tahun 2024 merupakan tahun terpanas yang pernah tercatat dan laporan tersebut mencakup gelombang panas yang tidak biasa termasuk di AS bagian barat daya (Juni), cuaca ekstrem di seluruh Eropa selatan (Juli), dan suhu ekstrem di Asia Tengah pada bulan Maret.

"Suhu kurang bervariasi di daerah tropis dibandingkan di garis lintang tengah (negara empat musim) yang berarti tren perubahan iklim lebih nyata di zona tersebut," kata Clair Barners, seorang peneliti di Imperial College London dan anggota World Weather Attribution.

Menurutnya, negara-negara kepulauan kecil adalah yang paling berisiko dan paling tidak siap menghadapi dampak perubahan iklim dan mencatat hari-hari tambahan gelombang ekstrem selama periode penelitian.

"Hal ini disebabkan karena lautan di sekitarnya cenderung memerangkap panas dalam waktu lama dan mempertahankan suhu yang lebih tinggi pada bulan-bulan sebelumnya yang lebih dingin," jelasnya
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
Siklon Tropis Jangmi...
Siklon Tropis Jangmi Terdeteksi, BMKG: Picu Potensi Hujan Lebat di Sebagian Indonesia
Rekomendasi
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved