Lebih Dulu Bumi atau Matahari? Ini Penjelasan Menurut Sains
Jum'at, 16 Mei 2025 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
Proses pembentukan Matahari sendiri merupakan fenomena yang menakjubkan. Awan gas hidrogen yang sangat besar perlahan-lahan memadat karena gaya gravitasinya sendiri, menciptakan tekanan dan suhu yang sangat tinggi di intinya.
Ketika suhu mencapai sekitar 15 juta derajat Celcius, reaksi fusi nuklir pun dimulai dan Matahari pun "menyala" sebagai bintang sejati. Peristiwa penting ini terjadi sekitar 50-100 juta tahun sebelum Bumi mulai terbentuk dari akresi materi di cakram protoplanet.
Jadi, Bumi bukan terbentuk secara bersamaan dengan Matahari, melainkan sebagai hasil lanjutan dari proses pembentukan tata surya. Karena itu, secara urutan waktu, Matahari memang lebih dulu ada dibandingkan Bumi dan planet-planet lainnya.
Bukti-bukti ilmiah yang mendukung urutan pembentukan ini sangat kuat. Analisis terhadap batuan Bulan yang dibawa oleh misi Apollo dan meteorit purba yang jatuh ke Bumi menunjukkan usia yang konsisten dengan timeline ini.
Batu tertua yang ditemukan di Bumi berusia sekitar 4,4 miliar tahun, lebih muda dari perkiraan usia Matahari. Selain itu, penelitian terhadap bintang-bintang muda di nebula Orion yang dilakukan menggunakan Teleskop Hubble semakin memperkuat pemahaman kita tentang proses pembentukan sistem bintang dan planet.
Ketika suhu mencapai sekitar 15 juta derajat Celcius, reaksi fusi nuklir pun dimulai dan Matahari pun "menyala" sebagai bintang sejati. Peristiwa penting ini terjadi sekitar 50-100 juta tahun sebelum Bumi mulai terbentuk dari akresi materi di cakram protoplanet.
Jadi, Bumi bukan terbentuk secara bersamaan dengan Matahari, melainkan sebagai hasil lanjutan dari proses pembentukan tata surya. Karena itu, secara urutan waktu, Matahari memang lebih dulu ada dibandingkan Bumi dan planet-planet lainnya.
Bukti-bukti ilmiah yang mendukung urutan pembentukan ini sangat kuat. Analisis terhadap batuan Bulan yang dibawa oleh misi Apollo dan meteorit purba yang jatuh ke Bumi menunjukkan usia yang konsisten dengan timeline ini.
Batu tertua yang ditemukan di Bumi berusia sekitar 4,4 miliar tahun, lebih muda dari perkiraan usia Matahari. Selain itu, penelitian terhadap bintang-bintang muda di nebula Orion yang dilakukan menggunakan Teleskop Hubble semakin memperkuat pemahaman kita tentang proses pembentukan sistem bintang dan planet.
Lihat Juga :