Lempeng Tektonik Berubah Drastis, Riset Klaim India Mulai Terbagi Jadi Dua

Minggu, 27 April 2025 - 07:26 WIB
loading...
Lempeng Tektonik Berubah...
India Mulai Terbagi Jadi Dua. FOTO/ BBC
A A A
NEW DELHI - India berubah secara drastis di bawah permukaan Bumi , karena sebuah penelitian telah mengungkapkan bahwa Lempeng Benua India dapat terbelah menjadi dua.

BACA JUGA - Indonesia Terhimpit 2 Lempeng Bumi, UBL Luncurkan Prodi Manajemen Bencana

Sementara Anda mungkin membayangkan lempeng tektonik terpecah menjadi dua bagian dan terpisah ke samping, para ilmuwan menyatakan bahwa perubahan itu terjadi secara horizontal dan lempeng tersebut terbelah menjadi lapisan-lapisan terpisah.

Ada banyak perdebatan di komunitas ilmiah tentang apa yang melatarbelakangi terbentuknya Dataran Tinggi Tibet.

Teori baru diajukan pada konferensi Persatuan Geofisika Amerika pada bulan Desember, yang menyatakan bahwa Lempeng India sedang “terkelupas” yang berarti bagian lempeng yang lebih tinggi dari keduanya akan menjelaskan ketinggian Tibet yang luar biasa, sedangkan bagian yang lebih rendah akan masuk ke dalam mantel Bumi.

Simon Klemperer dari Universitas Stanford dan rekan penulis studi tersebut menarik argumen mereka setelah mempelajari tingkat helium yang ada di mata air Tibet.

Menurut penelitian mereka dalam studi tersebut, yang belum ditinjau sejawat dan tersedia di Arsip Terbuka ESS , sebuah pola ditemukan yang menunjukkan bahwa mantel cukup dekat dengan permukaan Bumi sehingga helium-3 yang langka dapat muncul melalui mata air di Tibet utara.

Namun, di Tibet selatan, Helium-4 yang lebih melimpah lebih tampak jelas, yang menunjukkan bahwa lempeng tersebut belum terbelah di sana.

Berbicara kepada Science Magazine , Profesor Douwe van Hinsbergen dari Universitas Utrecht berbicara tentang konsep tersebut. Van Hinsbergen, yang bukan penulis studi tersebut, berkata:

"Kami tidak tahu benua dapat berperilaku seperti ini dan itu, untuk ilmu bumi padat, cukup mendasar."
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Rekomendasi
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Berita Terkini
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved