Apple Pindahkan produksi iPhone untuk Pasar AS ke India

Minggu, 27 April 2025 - 06:40 WIB
loading...
Apple Pindahkan produksi...
Apple Pindahkan produksi iPhone ke India. CNET
A A A
NEW DELHI - Tarif impor Donald Trump telah menyebabkan perdagangan global dan pasar saham kacau, dengan perusahaan teknologi besar kehilangan ratusan miliar nilai pasar.

BACA JUGA - Tiga Pejabat Top Apple Tinggalkan Proyek Mobil Otonom Apple

Apple akan memindahkan produksi iPhone untuk pasar AS ke India untuk menghindari tarif hingga 145%.

Presiden Trump bersikeras produksi perlu dibawa kembali ke Amerika, tetapi ini sulit dilakukan karena kurangnya rantai pasokan dan tenaga kerja terampil lokal.

Perusahaan teknologi besar dunia kehilangan ratusan miliar nilai pasar karena tarif akan meningkatkan biaya operasional.

Apple, yang memproduksi sebagian besar perangkatnya di China, termasuk di antara perusahaan yang terkena dampak keras tarif hingga 145%.

Menurut laporan Financial Times, untuk menghindari tarif ini, Apple akan memindahkan produksi iPhone untuk pasar AS ke India.

Hingga 60 juta iPhone untuk pasar AS akan diproduksi di India dengan proses transfer akan selesai sepenuhnya pada akhir tahun 2026.

Beberapa minggu yang lalu, Apple dilaporkan menerbangkan 1,5 juta iPhone dari India ke Amerika Serikat untuk menghindari tarif baru.

Apple mulai memproduksi iPhone di India beberapa tahun lalu untuk memenuhi kebutuhan lokal, menerima insentif Make in India dan juga belajar dari dampak pandemi.

Presiden Trump masih bersikeras bahwa produksi harus dibawa kembali ke Amerika jika perusahaan tidak ingin dikenakan tarif tinggi.

Namun kenyataannya hal ini tidak dapat dilakukan dalam semalam karena Amerika tidak hanya tidak memiliki rantai pasokan untuk membuat iPhone, tetapi juga tidak memiliki tenaga kerja ahli lokal.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
Rekomendasi
Michael Oliver Mendadak...
Michael Oliver Mendadak Dicoret di Laga Pertama Piala Dunia 2026, Ada Apa?
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Berita Terkini
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved