Ilmuwan Kembangkan AI untuk Memprediksi Risiko Gejala Kanker Hati
Selasa, 18 Maret 2025 - 02:22 WIB
loading...
A
A
A
Penelitian menunjukkan bahwa organisasi spasial sel imun, bukan hanya jumlahnya, yang menentukan hasil klinis.
Dengan menggabungkan transkriptomik spasial, proteomik, imunohistokimia multispektral, dan analisis spasial berbasis AI, tim peneliti mengembangkan metode baru untuk menilai lingkungan mikro tumor. Sistem ini dilatih menggunakan sampel jaringan kanker hati dari 61 pasien.
Para peneliti juga telah membuka akses ke versi daring TIMES secara gratis, yang memungkinkan pengguna di seluruh dunia untuk mengunggah gambar pewarnaan patologis guna memperoleh penilaian risiko instan.
Sun mengatakan timnya bertujuan menjadikan TIMES sebagai alat medis inovatif yang membantu dokter mengoptimalkan perawatan yang dipersonalisasi, terutama di daerah dengan sumber daya terbatas.
Mereka sekarang bekerja sama dengan mitra industri untuk menstandardisasi aplikasi klinis sistem tersebut.
Dengan menggabungkan transkriptomik spasial, proteomik, imunohistokimia multispektral, dan analisis spasial berbasis AI, tim peneliti mengembangkan metode baru untuk menilai lingkungan mikro tumor. Sistem ini dilatih menggunakan sampel jaringan kanker hati dari 61 pasien.
Para peneliti juga telah membuka akses ke versi daring TIMES secara gratis, yang memungkinkan pengguna di seluruh dunia untuk mengunggah gambar pewarnaan patologis guna memperoleh penilaian risiko instan.
Sun mengatakan timnya bertujuan menjadikan TIMES sebagai alat medis inovatif yang membantu dokter mengoptimalkan perawatan yang dipersonalisasi, terutama di daerah dengan sumber daya terbatas.
Mereka sekarang bekerja sama dengan mitra industri untuk menstandardisasi aplikasi klinis sistem tersebut.
(wbs)
Lihat Juga :