Kritik Mark Zuckerberg Benar? Pasar Apple Nyungsep Karena Memang iPhone Minim Inovasi!

Rabu, 15 Januari 2025 - 10:45 WIB
loading...
Kritik Mark Zuckerberg...
Pangsa pasar iPhone Apple turun menjadi 18% di tengah persaingan yang meningkat. Foto: Reuters
A A A
JAKARTA - Pangsa pasar global Apple untuk iPhone dilaporkan menurun menjadi 18% sepanjang 2024. Ini di tengah meningkatnya persaingan dari produsen smartphone asal Tiongkok seperti Xiaomi, Huawei, hingga vivo. Informasi tersebut diungkapkan dalam laporan terbaru Counterpoint Research yang dirilis pada Senin (13/1/2025).

Penurunan Penjualan iPhone di Tengah Pertumbuhan Pasar Smartphone

Pada 2024, penjualan iPhone tercatat mengalami penurunan sebesar 2% dibanding tahun sebelumnya. Penurunan ini kontras dengan pertumbuhan pasar smartphone secara keseluruhan, yang naik 4% pada periode yang sama.

Salah satu penyebab utama penurunan ini adalah peluncuran seri iPhone 16 pada September 2024 yang tidak memenuhi ekspektasi permintaan pasar.

Laporan tersebut mengindikasikan bahwa produk Apple kalah bersaing dalam hal fitur dibandingkan dengan produk kompetitor yang diperkenalkan pada periode yang sama. Kondisi ini membuat Apple kehilangan momentum di segmen pasar yang semakin kompetitif.

Persaingan Ketat di Pasar China

Di pasar China, yang merupakan salah satu wilayah strategis untuk pertumbuhan, Apple menghadapi tantangan besar. Fitur unggulan seperti Apple Intelligence AI tidak tersedia di negara tersebut. Alhasil, produsen lokal seperti Xiaomi dan vivo punya kans lebih besar untuk merebut pangsa pasar.

vivo, misalnya, berhasil memanfaatkan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan menawarkan fitur iklan yang lebih relevan bagi konsumen muda yang melek teknologi. Langkah ini memperkuat daya tarik merek-merek asal China di pasar domestik mereka.

Tantangan di Segmen Mid-Range dan Entry-Level

Apple juga menghadapi persaingan ketat di segmen smartphone kelas menengah dan entry-level. Sementara merek seperti Xiaomi menawarkan perangkat dengan spesifikasi yang kompetitif pada harga yang lebih terjangkau, Apple tetap berfokus pada segmen premium. Pendekatan ini membatasi daya tarik produk Apple di kalangan konsumen yang lebih sensitif terhadap harga, terutama di pasar berkembang.

Pentingnya Reposisi Strategi Pasar

Menurut laporan Counterpoint Research, Apple perlu segera menyesuaikan strategi pasarnya untuk mengatasi tantangan ini. Salah satu langkah penting adalah menghadirkan inovasi yang lebih menarik pada lini produk mereka, terutama di wilayah-wilayah pertumbuhan strategis seperti Tiongkok.

Reposisi strategi ini menjadi krusial bagi Apple untuk mempertahankan pangsa pasar dan bersaing di pasar global yang dinamis. Inovasi pada produk berikutnya, seperti iPhone 17 yang dijadwalkan diluncurkan pada 2025, diharapkan mampu menarik kembali minat konsumen dan memperbaiki posisi pasar Apple.

Baca Juga: Apa Perbedaan iPhone Garansi iBox dan Inter? Simak sebelum Membeli

Dampak pada Performa Keuangan Apple

Penurunan pangsa pasar ini juga berdampak pada kinerja keuangan perusahaan. Saham Apple (AAPL) mencatat penurunan sebesar 0,48% pada hari pengumuman laporan tersebut. Hal ini mencerminkan kekhawatiran investor terhadap kemampuan Apple untuk bersaing dalam jangka panjang di tengah meningkatnya tekanan darikompetitor.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Bocoran Spesifikasi...
Bocoran Spesifikasi dan Harga iPhone 18 Series serta iPhone Ultra Foldable 2026
Teknologi Baru yang...
Teknologi Baru yang Akan Ada di iPhone 18 Pro Bocor
Era Baru Apple Dimulai:...
Era Baru Apple Dimulai: Ternus Masuk, Saham Meroket Capai Rp67.000 Triliun
Tersangka Kasus Bea...
Tersangka Kasus Bea Cukai Gunakan 'Dana Operasional' untuk Beli iPhone Istri
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Profil Pendidikan John...
Profil Pendidikan John Ternus, dari Lulusan Teknik Mesin kini CEO Baru Apple
Rekomendasi
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Berita Terkini
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Infografis
Elon Musk Ungkap Roma...
Elon Musk Ungkap Roma Jadi Lokasi Duel Lawan Mark Zuckerberg
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved