Ilmuwan Yakin Asal Muasal Terbentuknya Bumi Dimulai dari Samudra Pasifik

Minggu, 05 Januari 2025 - 08:33 WIB
loading...
A A A
“Namun, ada sesuatu yang sangat aneh tentang dasar laut ini,” tulis Lamb dan de Ronde.

“Dan kami telah melakukan penelitian terhadap bebatuan yang terbentuk di Selandia Baru, di ujung lain dari sejarah panjang Bumi, untuk memahaminya.”

Kedua pakar tersebut berpendapat bahwa pemahaman umum tentang Bumi purba sebagai bola magma cair yang berapi, yang permukaannya terlalu lemah untuk membentuk lempeng yang kaku – dan, sebagai akibatnya, mengalami gempa bumi – adalah salah.

Sebaliknya, mereka menduga, planet muda itu terus-menerus diguncang oleh gempa bumi besar yang dipicu setiap kali satu lempeng tektonik meluncur di bawah lempeng lainnya di zona subduksi.

Ketika melihat peta Barberton Greenstone Belt milik de Ronde, mereka menyadari lapisan batuan yang “berantakan” itu mengingatkan kita pada tanah longsor bawah laut yang terjadi baru-baru ini di Selandia Baru.

Longsor ini dipicu oleh gempa bumi dahsyat di sepanjang patahan terbesar negara ini, yakni megathrust di zona subduksi Hikurangi, yang batuan dasarnya terbuat dari campuran batuan sedimen.

Batuan ini aslinya terbentuk di dasar laut lepas pantai Selandia Baru sekitar 20 juta tahun lalu, di tepi palung samudra yang dalam, yang merupakan lokasi sering terjadinya gempa bumi besar.

Dengan mempertimbangkan pembentukan dasar batuan Selandia Baru ini, para ahli mengklaim telah memecahkan misteri di balik formasi Sabuk Batu Hijau Barberton.

Seperti penerusnya yang masih muda, struktur-struktur ini adalah "sisa-sisa tanah longsor raksasa yang berisi sedimen yang diendapkan di daratan atau di perairan yang sangat dangkal, bercampur dengan sedimen yang terkumpul di dasar laut yang dalam," demikian simpulan mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Fuad Bawazier Sebut...
Fuad Bawazier Sebut Pembiayaan Lewat SBN Berisiko Perbesar Beban Fiskal
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
Intervensi Rupiah Kuras...
Intervensi Rupiah Kuras Cadangan Devisa Rp37 Triliun per Bulan, Sistem Keuangan Dinilai Tak Sehat
Rekomendasi
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
Berita Terkini
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Infografis
Selamatkan Bumi dari...
Selamatkan Bumi dari Asteroid, NASA Siapkan Pasukan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved