Google Luncurkan AI Gemini 2.0 Flash Thinking, Bisa Matematika dan Coding

Minggu, 22 Desember 2024 - 20:53 WIB
loading...
Google Luncurkan AI...
Google Luncurkan AI Gemini 2.0 Flash Thinking. FOTO/ THE Verge
A A A
CUPERTINO - Setelah dua tahun kecerdasan buatan (AI) diperkenalkan ke publik, banyak yang menggunakannya untuk mempermudah pekerjaan sehari-hari.

BACA JUGA - Cara Menggunakan Character AI untuk Chatbot

Peluncuran AI Gemini 2.0 Flash Thinking oleh Google DeepMind: Model AI ini mampu berpikir sendiri, serta memeriksa jawaban yang diberikan untuk menghindari kesalahan informasi.

Kemampuan unik: Gemini 2.0 dapat memecahkan teka-teki berdasarkan petunjuk teks dan gambar, serta menampilkan langkah solusi dan cara berpikir kepada pengguna.

Kekurangan: Model ini masih memiliki beberapa keterbatasan seperti waktu menjawab yang lama, terbatas pada input teks dan gambar, serta batasan token input dan output.

Seperti dilansir dari Daily Mail, AI adalah alat yang dapat mempersingkat waktu yang diperlukan untuk meneliti topik yang kompleks.

Namun banyak pembaca yang harus menyadari bahwa AI seringkali memberikan informasi yang salah dan tidak cukup pintar untuk berpikir sendiri.

Hari ini Google DeepMind meluncurkan model AI Eksperimental Gemini 2.0 Flash Thinking yang pertama kali diciptakan dengan kemampuan bernalar dan berpikir.

Menurut Google, tidak seperti model AI lainnya, Gemini 2.0 Flash Thinking dapat memeriksa jawaban yang diberikan secara mandiri.

Kemampuan untuk melakukan penalaran sendiri dapat menghindari masalah pemberian informasi yang salah sebagai jawaban.

Ia juga dapat memecahkan teka-teki setelah diberikan petunjuk berupa teks dan gambar yang diberikan.
Sebelum jawaban diberikan, langkah solusi dan cara berpikirnya akan ditampilkan Gemini 2.0 Flash Thinking sehingga pengguna dapat melihatnya sendiri.

Model ini sudah dapat digunakan di Google AI Studio namun memiliki beberapa kekurangan seperti waktu memberikan jawaban yang mencapai beberapa menit, terbatas pada input teks dan gambar saja, limit token input 32K dan batas token output 8K saja.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
Teknologi AI Chip 500Hz...
Teknologi AI Chip 500Hz Akan Mengubah Permainan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
KTT AI Bergengsi Silicon...
KTT AI Bergengsi Silicon Valley, Industri Kecerdasan Buatan Memasuki Tahap Baru
Workshop-Tools Mastery...
Workshop-Tools Mastery Class, Tingkatkan Penguasaan Tools AI dan Kemampuan Super Individual
Sam Altman Akui Salah...
Sam Altman Akui Salah Prediksinya Soal AI Ancam Pekerjaan
AI Ciptakan Perusahaan-perusahaan...
AI Ciptakan Perusahaan-perusahaan Baru dengan Omset Besar
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Rekomendasi
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved