Bahan Tertipis dan Terkuat yang Merevolusi Kehidupan Manusia, Apakah Itu?
Selasa, 17 Desember 2024 - 10:06 WIB
loading...
A
A
A
Ada juga dugaan bahwa grafena dapat meningkatkan kesejahteraan manusia, seperti dalam operasi otak , dan ada penelitian aktif mengenai apakah grafena dapat digunakan untuk melawan kanker dan kondisi kesehatan lainnya, namun penelitian masih berlangsung untuk mengetahui efek jangka panjangnya.
Dr. Mark Miller, dari Universitas Edinburgh, telah terlibat dalam upaya ini untuk memahami bagaimana bahan tersebut dapat memengaruhi kehidupan kita serta potensi efek sampingnya.
Satu studi terkini mengenai dampak grafena terhadap kesehatan manusia menemukan bahwa menghirup secara terkontrol jenis grafena yang dikenal sebagai oksida grafena tidak menimbulkan risiko jangka pendek terhadap jantung atau paru-paru.
Penelitian ini melibatkan "penghirupan yang dikontrol secara saksama" dari oksida grafena, yang merupakan bentuk material yang kompatibel dengan air.
Ada 14 relawan yang menghirup material tersebut melalui masker wajah selama dua jam sambil bersepeda statis di ruang paparan bergerak yang dirancang khusus.
Meskipun temuannya menjanjikan, para ilmuwan masih berupaya mencari tahu apakah dosis yang lebih besar atau jangka panjang dapat menghasilkan hasil yang berbeda. Para peneliti menguji fungsi paru-paru, tekanan darah, pembekuan darah, dan penanda peradangan.
Dr. Mark Miller, dari Universitas Edinburgh, telah terlibat dalam upaya ini untuk memahami bagaimana bahan tersebut dapat memengaruhi kehidupan kita serta potensi efek sampingnya.
Satu studi terkini mengenai dampak grafena terhadap kesehatan manusia menemukan bahwa menghirup secara terkontrol jenis grafena yang dikenal sebagai oksida grafena tidak menimbulkan risiko jangka pendek terhadap jantung atau paru-paru.
Penelitian ini melibatkan "penghirupan yang dikontrol secara saksama" dari oksida grafena, yang merupakan bentuk material yang kompatibel dengan air.
Ada 14 relawan yang menghirup material tersebut melalui masker wajah selama dua jam sambil bersepeda statis di ruang paparan bergerak yang dirancang khusus.
Meskipun temuannya menjanjikan, para ilmuwan masih berupaya mencari tahu apakah dosis yang lebih besar atau jangka panjang dapat menghasilkan hasil yang berbeda. Para peneliti menguji fungsi paru-paru, tekanan darah, pembekuan darah, dan penanda peradangan.
Lihat Juga :