Ahli Analisis Alasan Apple Tak Percaya Indonesia Bisa Memproduksi iPhone

Minggu, 15 Desember 2024 - 12:57 WIB
loading...
A A A
“Dan juga masalah dari sisi kepastian kebijakan, kenapa Vietnam bisa, salah satu kelebihannya menurut saya adalah dari sisi kepastian kebijakan, sustainability, konsistensi, mereka lebih pasti karena negaranya sentralistik, kemudian juga semuanya diatur oleh pemerintah secara absolut dan dari waktu ke waktu tidak ada perubahan kebijakan yang siginifikan yang mana itu penting bagi investor dalam jangka panjang karena investasi itu bukan cuma untuk lima tahun,” jelasnya.

Meski begitu, permintaan yang disyaratkan oleh pemerintah ini diperlukan agar Indonesia bisa menjadi bagian dari rantai pasok global untuk teknologi tinggi, sambil sekaligus memperbaiki berbagai regulasi, birokrasi, sumber daya manusia, dan sebagainya.

“Karena kalau tidak begitu, sampai kapan pun kita tidak akan pernah menjadi bagian daripada rantai pasok untuk industri yang high tech, jadi selamanya kita akan hanya bergerak dalam perdagangan dunia pada produk yang low technology, yang labor intensive tapi bukan berarti tidak perlu, tapi kita tidak akan pernah bisa upgrade,” tegasnya.

Diwawancarai secara terpisah ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai ke depan masih banyak yang harus diperbaiki oleh pemerintah agar kelak para investor besar tidak berpikir dua kali untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

“Sekalipun pasarnya besar kalau regulasinya masih kompleks, birokrasi masih lambat, infrastruktur belum memadai akan sulit karena perusahaan sekelas Apple, Tesla butuh ekosistem yang mendukung seperti infrastruktur digital dan SDM yang terampil,” pungkasnya seperti dilansir dariVOA.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Posisi Kedua...
Indonesia Posisi Kedua Negara yang Paling Mudah Dibodoh-bodohi
Bocoran Spesifikasi...
Bocoran Spesifikasi dan Harga iPhone 18 Series serta iPhone Ultra Foldable 2026
Teknologi Baru yang...
Teknologi Baru yang Akan Ada di iPhone 18 Pro Bocor
Era Baru Apple Dimulai:...
Era Baru Apple Dimulai: Ternus Masuk, Saham Meroket Capai Rp67.000 Triliun
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Akhir Era Tim Cook:...
Akhir Era Tim Cook: Mengenang CEO yang Tak Pernah Jadi Steve Jobs, Namun Membuat Investor Kaya Raya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Rekomendasi
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Infografis
Kapasitas Pembangkit...
Kapasitas Pembangkit Listrik Panas Bumi Indonesia Bisa Salip AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved