Setengah Mahasiswa di Inggris Mengaku Gunakan ChatGPT untuk Meraih Gelar
Minggu, 15 Desember 2024 - 10:36 WIB
loading...
A
A
A
Banyak universitas telah memperkenalkan kebijakan terkait penggunaan AI oleh mahasiswa, mendorong mereka untuk menggunakan perangkat AI sambil mematuhi standar tertentu.
Misalnya, di Universitas Oxford, mahasiswa dipandu tentang cara menggunakan AI secara bertanggung jawab sebagai alat bantu menulis untuk meningkatkan esai mereka.
Namun, karena ada batasan tipis antara penggunaan AI sebagai alat pendukung dan membiarkannya mengerjakan tugas untuk siswa, universitas telah menerapkan konsekuensi atas penggunaan yang tidak tepat.
Menurut para ahli, penyalahgunaan AI untuk menjiplak merupakan salah satu kekhawatiran terbesar sejak teknologi ini muncul, dan satu dari empat siswa (41%) masih merasa bahwa penggunaan AI sama dengan menyontek.
Bagi mereka yang telah menggunakan teknologi untuk menyontek, konsekuensinya jelas. 14% dari semua mahasiswa melaporkan mengenal sesama mahasiswa yang dihukum selama masa studi mereka.
Dampaknya termasuk pembatasan nilai kelulusan (40%) untuk suatu modul, diminta untuk menyerahkan kembali tugas karena skor kesamaan AI kurang dari 20% di Turnitin, dan, dalam beberapa kasus, mahasiswa yang tidak lulus modul, diharuskan mengulang seluruh tahun, atau bahkan dikeluarkan.
Misalnya, di Universitas Oxford, mahasiswa dipandu tentang cara menggunakan AI secara bertanggung jawab sebagai alat bantu menulis untuk meningkatkan esai mereka.
Namun, karena ada batasan tipis antara penggunaan AI sebagai alat pendukung dan membiarkannya mengerjakan tugas untuk siswa, universitas telah menerapkan konsekuensi atas penggunaan yang tidak tepat.
Menurut para ahli, penyalahgunaan AI untuk menjiplak merupakan salah satu kekhawatiran terbesar sejak teknologi ini muncul, dan satu dari empat siswa (41%) masih merasa bahwa penggunaan AI sama dengan menyontek.
Bagi mereka yang telah menggunakan teknologi untuk menyontek, konsekuensinya jelas. 14% dari semua mahasiswa melaporkan mengenal sesama mahasiswa yang dihukum selama masa studi mereka.
Dampaknya termasuk pembatasan nilai kelulusan (40%) untuk suatu modul, diminta untuk menyerahkan kembali tugas karena skor kesamaan AI kurang dari 20% di Turnitin, dan, dalam beberapa kasus, mahasiswa yang tidak lulus modul, diharuskan mengulang seluruh tahun, atau bahkan dikeluarkan.
(wbs)
Lihat Juga :