Lebih Dahulu Dinosaurus atau Nabi Adam? Ini Jawaban Ilmiahnya
Minggu, 08 Desember 2024 - 23:24 WIB
loading...
Lebih Dahulu Dinosaurus atau Nabi Adam?. FOTO/ IFL SCIENCE
A
A
A
WASHINGTON DC - Lebih dahulu Dinosaurus atau Nabi Adam ajaran Islam menegaskan bahwa Nabi Adam adalah manusia pertama yang diciptakan oleh Allah SWT di Bumi. Namun Teori Charles Darwin menyatakan, jika manusia pertama berasal dari kera kemudian berevolusi menjadi manusia.
BACA JUGA - Fosil Embrio Dinosaurus Paling Sempurna Ditemukan di China
Dalam teorinya, Charles Darwin mengatakan, "Suatu benda (bahan) mengalami perubahan dari yang tidak sempurna menuju kepada kesempurnaan." Lalu, diperluas teorinya hingga sampai kepada asal usul manusia, dan pada saat hidupnya manusia kera saat itu bersamaan dengan hewan raksasa uang dikenal sebagai Dinosaurus.
Lantas muncul pertanyaan, lebih dulu mana Nabi Adam, Manusia Purba, ataukah Dinosaurus, yang lebih awal ada di bumi ini.
Dinosaurus adalah kelompok hewan purbakala dari klan Dinosaurus. Ilmuwan mengklaim makhluk ini diyakini sebagai raptor yang hidup ratusan juta tahun yang lalu.
Profesor Steven Jasinski yang merupakan kurator Paleontologi dan geologi di state Museum of Pennsylvania, berhasil menemukan 20 fosil tulang raptor baru.
Tulang raptor itu, ditemukan di bebatuan purba daerah San Juan Bachsin New Mexico, Amerika Serikat.
BACA JUGA - Fosil Embrio Dinosaurus Paling Sempurna Ditemukan di China
Dalam teorinya, Charles Darwin mengatakan, "Suatu benda (bahan) mengalami perubahan dari yang tidak sempurna menuju kepada kesempurnaan." Lalu, diperluas teorinya hingga sampai kepada asal usul manusia, dan pada saat hidupnya manusia kera saat itu bersamaan dengan hewan raksasa uang dikenal sebagai Dinosaurus.
Lantas muncul pertanyaan, lebih dulu mana Nabi Adam, Manusia Purba, ataukah Dinosaurus, yang lebih awal ada di bumi ini.
Dinosaurus adalah kelompok hewan purbakala dari klan Dinosaurus. Ilmuwan mengklaim makhluk ini diyakini sebagai raptor yang hidup ratusan juta tahun yang lalu.
Profesor Steven Jasinski yang merupakan kurator Paleontologi dan geologi di state Museum of Pennsylvania, berhasil menemukan 20 fosil tulang raptor baru.
Tulang raptor itu, ditemukan di bebatuan purba daerah San Juan Bachsin New Mexico, Amerika Serikat.
Lihat Juga :