Tengkorak Raksasa dari Spesies Manusia yang Hilang Ditemukan
Kamis, 05 Desember 2024 - 06:07 WIB
loading...
A
A
A
Menurut para ahli, spesies 'hominin berotak besar' ini kemungkinan besar adalah kerabat Neanderthal dan Denisova.
Menurut ahli paleoantropologi Profesor Xiujie Wu, yang berasal dari Akademi Ilmu Pengetahuan China (CAS), dan antropolog Dr Christopher Bae, yang berasal dari Universitas Hawai'i, ciri-ciri utama yang disebutkan dalam catatan fosil telah terlewatkan oleh para ilmuwan.
Dalam sebuah makalah penelitian, para ilmuwan mengklaim bahwa ada mosaik fitur pada beberapa fosil yang tidak sesuai dengan spesies manusia mana pun yang diketahui.
Sebelumnya, jika ada fosil yang tidak cocok dengan homo sapiens atau homo erectus, mereka dikelompokkan sebagai Denisova. Denisova adalah sejenis hominin awal yang berkerabat dengan Neanderthal.
Namun, Dr. Bae menyarankan bahwa beberapa fosil ini perlu dikategorikan sebagai spesies terpisah yang dikenal sebagai homo julurensis.
Menurut ahli paleoantropologi Profesor Xiujie Wu, yang berasal dari Akademi Ilmu Pengetahuan China (CAS), dan antropolog Dr Christopher Bae, yang berasal dari Universitas Hawai'i, ciri-ciri utama yang disebutkan dalam catatan fosil telah terlewatkan oleh para ilmuwan.
Dalam sebuah makalah penelitian, para ilmuwan mengklaim bahwa ada mosaik fitur pada beberapa fosil yang tidak sesuai dengan spesies manusia mana pun yang diketahui.
Sebelumnya, jika ada fosil yang tidak cocok dengan homo sapiens atau homo erectus, mereka dikelompokkan sebagai Denisova. Denisova adalah sejenis hominin awal yang berkerabat dengan Neanderthal.
Namun, Dr. Bae menyarankan bahwa beberapa fosil ini perlu dikategorikan sebagai spesies terpisah yang dikenal sebagai homo julurensis.
Lihat Juga :