Fenomena Air Terjun Berdarah Dikaitkan dengan Piramida di Bawah Antartika

Rabu, 04 Desember 2024 - 17:57 WIB
loading...
A A A
Dinamakan “Piramida” untuk menjaga agar hakikat sebenarnya dari penemuan tersebut tetap tersembunyi dari orang lain pada saat itu.

Namun, selama seratus tahun terakhir, orang-orang telah berspekulasi tentang sifat sebenarnya lokasi tersebut (meskipun itu benar-benar gunung, yang menyembul dari es) dan sekarang fitur geografis menarik kedua telah ditemukan dan membuat mereka membicarakannya lagi.

Lokasi yang dimaksud ditemukan pada koordinat 79°58'39.25?S 81°57'32.21?W, yang merupakan tempat yang paling banyak dicari di Google Earth. Lokasi kedua di 79°58'39.25?S 81°57'32.21?W Google Earth

Berbicara kepada IFL Science , ahli geologi di Pusat Penelitian Geosains Jerman di Potsdam, Dr. Mitch Darcy, mengatakan: “Struktur berbentuk piramida itu terletak di Pegunungan Ellsworth, yang merupakan pegunungan sepanjang lebih dari 400 km, jadi tidak mengherankan ada puncak-puncak berbatu yang muncul di atas es. Puncak-puncak itu jelas tersusun dari batu, dan merupakan suatu kebetulan bahwa puncak khusus ini memiliki bentuk seperti itu.

"Bentuknya tidak rumit, jadi bukan kebetulan yang istimewa. Menurut definisinya, itu adalah nunatak, yang merupakan puncak batu yang mencuat di atas gletser atau lapisan es. Yang ini bentuknya seperti piramida, tetapi bukan berarti itu bangunan buatan manusia."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Rekomendasi
Ini Alasan Vicky Prasetyo...
Ini Alasan Vicky Prasetyo Belum Temui Fangfang usai Melahirkan
IU Tunda Konser dan...
IU Tunda Konser dan Album Baru karena Sakit Telinga Makin Parah
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
Berita Terkini
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Formulasi Berbasis Sains...
Formulasi Berbasis Sains dan Teknologi untuk Regenerasi Kulit Diperkenalkan
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved