Zoom Siap Bayar Denda Rp285 Miliar, Ini Persoalannya

Selasa, 03 Desember 2024 - 08:12 WIB
loading...
Zoom Siap Bayar Denda...
Zoom dituduh tak bisa berikan keamanan data. FOTO/ DAILY
A A A
LONDON - Zoom siap membayar denda sebesar USD18 juta (sekitar Rp285 miliar) setelah terungkap bahwa perusahaan tersebut telah memberikan informasi yang menyesatkan mengenai keamanan layanan mereka.

BACA JUGA - China Kampanyekan Inisiatif Keamanan Data Global

Tawaran pembayaran denda ini diajukan sebagai bagian dari penyelesaian atas gugatan class action yang diajukan pada 2021.

Pada gugatan yang diajukan beberapa tahun lalu, Zoom terbukti telah berbohong mengenai klaim keamanan yang dijanjikan pada platformnya. Salah satu klaim utama adalah penggunaan enkripsi end-to-end (E2EE) untuk melindungi privasi penggunanya.

Dengan E2EE, seharusnya hanya peserta yang terlibat dalam percakapan yang bisa melihat aliran video, dan pihak ketiga seperti perusahaan maupun pemerintah tidak dapat mengaksesnya.

Meskipun Zoom mengenkripsi sesi komunikasi, enkripsi tersebut tidak sepenuhnya memenuhi standar E2EE, yang mengakibatkan perlindungan terhadap data pengguna jauh lebih lemah dari yang dijanjikan.

Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) turut melakukan penyelidikan terkait pernyataan Zoom yang menyesatkan, yang mencakup klaim tentang tingkat keamanan dan privasi yang ditawarkan oleh platform tersebut.

Walaupun tawaran tersebut belum diterima oleh SEC, langkah ini menunjukkan niat Zoom untuk menutup masalah ini secara cepat. Hal ini juga memperkuat dugaan bahwa platform komunikasi tersebut tidak sepenuhnya dapat diandalkan dalam hal keamanan dan privasi pengguna.

Sebelumnya, dalam gugatan yang sama, Zoom dikenakan denda sebesar USD85 juta (sekitar Rp1,347 triliun) terkait pelanggaran klaim keamanan.

Perusahaan sepakat untuk membayar denda tersebut sebagai ganti rugi kepada seluruh penggunanya yang merasa dirugikan atas klaim palsu yang disampaikan oleh Zoom.

Kasus ini semakin menyoroti pentingnya transparansi dalam keamanan digital, khususnya untuk platform yang digunakan secara global seperti Zoom.

Meskipun platform ini masih sangat populer, masalah terkait privasi dan keamanan ini memberikan pelajaran berharga bagi para pengguna dan perusahaan teknologi untuk lebih berhati-hati.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Provinsi di Indonesia...
5 Provinsi di Indonesia Jadi Target Penguatan Keamanan Siber Pemerintah
18 Juta Serangan Siber...
18 Juta Serangan Siber Mengguncang Asia Tenggara, Indonesia Diserang 3 Juta Kali
16 Tahun ITSEC Asia:...
16 Tahun ITSEC Asia: Produk Baru Ini Jadi Senjata Baru Lawan Kejahatan Digital
2 Tahun Perjalanan Defend...
2 Tahun Perjalanan Defend IT360: Evolusi Keamanan Siber Melalui Teknologi SIEM Mutakhir
Keamanan Siber: Saat...
Keamanan Siber: Saat Ancaman AI Global Ditangkis Inovasi Lokal Indonesia
Orang Indonesia Suka...
Orang Indonesia Suka Gratisan tapi Buta Keamanan, Pakar Desak Anti-Virus Wajib Bawaan Pabrik
5.950 WNI Dapat Penghapusan...
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
Pemprov Jakarta Bebaskan...
Pemprov Jakarta Bebaskan Denda Pajak Kendaraan selama 3 Bulan, Ini Syaratnya
Zentara Perusahaan Keamanan...
Zentara Perusahaan Keamanan Siber di Indonesia Raih Sertifikasi Sistem Manajemen AI
Rekomendasi
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Berita Terkini
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved