Ilmuwan Pecahkan Misteri Air Terjun Berdarah di Antartika

Minggu, 24 November 2024 - 20:19 WIB
loading...
A A A
Awalnya, penemunya, Taylor, percaya bahwa hal itu mungkin disebabkan oleh kandungan alga merah di dalam air. Itu adalah salah satu dari banyak teori yang diajukan tentang sifat sebenarnya dari Air Terjun Darah, tetapi tidak ada satu pun yang meyakinkan.

Bukan hanya warna airnya saja yang membuat orang-orang bingung. Suhu rata-rata di daerah itu hampir -19 derajat Celcius – jadi fakta bahwa airnya mengalir dan tidak membeku sama mengejutkannya.

Seperti dilansir dari Indy 100, kebenaran akhirnya terungkap pada tahun 2003, ketika para peneliti di Universitas Alaska Fairbanks termasuk penjelajah National Geographic Erin C Pettit mengajukan jawaban pasti.

Mereka menemukan melalui penggunaan teknologi gema radio bahwa air yang mengalir memiliki kadar garam yang sangat tinggi, yaitu dua kali lipat kadar yang mereka lihat di air laut di daerah tersebut. Kadar garam yang tinggi mendorong titik beku air, yang menjelaskan mengapa air tersebut masih berbentuk cair pada suhu yang sangat dingin.

Air laut ini juga memiliki kandungan zat besi yang tinggi, dan zat besi tersebut teroksidasi jika terkena udara, sehingga air berubah warna menjadi merah, jingga, dan cokelat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Suhu Air Laut Meningkat,...
Suhu Air Laut Meningkat, Ahli Prediksi El Nino Super Bakal Terjadi
Suara Anjing Laut Antartika...
Suara Anjing Laut Antartika Memancarkan Gelombang Ultrasonik
Manusia Memperlambat...
Manusia Memperlambat Putaran Rotasi Bumi, Ini Buktinya
ESA Menyelidiki Bola...
ESA Menyelidiki Bola Api Misterius yang Menerangi Langit Eropa
Gerhana Bulan Merah...
Gerhana Bulan Merah Mewarnai Langit Indonesia Malam Ini
Kapal Selam Nuklir USS...
Kapal Selam Nuklir USS Alaska Tiba di Gibraltar, Bawa 20 Rudal Balistik Nuklir!
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Fenomena Awan Pelangi...
Fenomena Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol, BMKG: Berkaitan dengan Optik Atmosfer
Rekomendasi
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Berita Terkini
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved