Fenomena Alam Ini Bikin Dinosaurus Dominan Kuasai Bumi

Senin, 18 November 2024 - 18:52 WIB
loading...
Fenomena Alam Ini Bikin...
Zaman dinosaurus. FOTO/ IFL Science
A A A
LONDON - Sekelompok ilmuwan temukan bukti baru terkait kepunahan besar setelah periode hujan yang disebut Episode Pluvial Karnia (CPE), yang berlangsung selama satu juta tahun.

BACA JUGA - Wanita Bertangan 'Dinosaurus' Ikhlas dengan Kondisinya

Menurut para peneliti, peristiwa kepunahan ini menyebabkan dinosaurus muncul sebagai makhluk dominan di Bumi.

Profesor Mike Benton dari Universitas Bristol dan Dr Jacopo Dal Corso dari Universitas Geosains Cina di Wuhan melakukan penelitian ini.

Pada periode Trias Akhir, benua-benua bergabung satu sama lain dalam sebuah superbenua yang disebut Pangea yang dikelilingi oleh Samudra Panthalassa.

Bagian dalam Pangea kering dan gersang dan curah hujan terjadi di dekat wilayah pesisir.

Perubahan dramatis terjadi pada musim kemarau ketika ahli geologi Schlager dan Schollnberger menemukan lapisan batu abu-abu gelap di Pegunungan Kapur Utara Australia pada tahun 1970-an.

Lapisan tersebut menunjukkan kondisi basah yang diapit di antara periode kering yang menunjukkan terjadinya Episode Pluvial Karnia.

Letusan gunung berapi dahsyat yang terjadi di Provinsi Wrangellia, suatu wilayah yang meliputi sebagian Alaska dan British Columbia, diyakini telah menyebabkan perubahan iklim.

Sejumlah besar karbon dioksida dilepaskan ke atmosfer dalam letusan ini.

"Letusan tersebut mencapai puncaknya di Carnian," kata Dr Jacopo Dal Corso. "Letusan tersebut sangat besar, sehingga melepaskan sejumlah besar gas rumah kaca seperti karbon dioksida, yang menyebabkan lonjakan pemanasan global," tambahnya.

Karena lonjakan gas rumah kaca, suhu global meningkat lima hingga tujuh derajat Fahrenheit, yang kemudian meningkatkan penguapan dari laut dan menyebabkan peningkatan curah hujan di seluruh Bumi.

Terjadi kehilangan keanekaragaman hayati yang signifikan akibat kekacauan iklim ini. Banyak spesies gagal beradaptasi dengan perubahan lingkungan yang menyebabkan kepunahan massal.

Beberapa hewan menghilang dan hewan baru muncul dalam ekosistem.

“Flora baru tersebut mungkin menyediakan sedikit makanan bagi reptil herbivora yang masih hidup,” kata Profesor Mike Benton.

"Kita sekarang tahu bahwa dinosaurus muncul sekitar 20 juta tahun sebelum peristiwa ini, tetapi mereka tetap langka dan tidak penting sampai Episode Pluvial Carnian terjadi. Kondisi kering yang tiba-tiba setelah episode lembab itulah yang memberi kesempatan bagi dinosaurus," tambahnya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Gagas Forum Dialog,...
Gagas Forum Dialog, AHY Ajak Profesor dan Gen Z Rumuskan Masa Depan Indonesia
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Stephanie MCI Ungkap...
Stephanie MCI Ungkap Pengalaman Seram saat Menginap di Vila Bali
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved