Fenomena Alam Ini Bikin Dinosaurus Dominan Kuasai Bumi
Senin, 18 November 2024 - 18:52 WIB
loading...
A
A
A
Perubahan dramatis terjadi pada musim kemarau ketika ahli geologi Schlager dan Schollnberger menemukan lapisan batu abu-abu gelap di Pegunungan Kapur Utara Australia pada tahun 1970-an.
Lapisan tersebut menunjukkan kondisi basah yang diapit di antara periode kering yang menunjukkan terjadinya Episode Pluvial Karnia.
Letusan gunung berapi dahsyat yang terjadi di Provinsi Wrangellia, suatu wilayah yang meliputi sebagian Alaska dan British Columbia, diyakini telah menyebabkan perubahan iklim.
Sejumlah besar karbon dioksida dilepaskan ke atmosfer dalam letusan ini.
"Letusan tersebut mencapai puncaknya di Carnian," kata Dr Jacopo Dal Corso. "Letusan tersebut sangat besar, sehingga melepaskan sejumlah besar gas rumah kaca seperti karbon dioksida, yang menyebabkan lonjakan pemanasan global," tambahnya.
Karena lonjakan gas rumah kaca, suhu global meningkat lima hingga tujuh derajat Fahrenheit, yang kemudian meningkatkan penguapan dari laut dan menyebabkan peningkatan curah hujan di seluruh Bumi.
Lapisan tersebut menunjukkan kondisi basah yang diapit di antara periode kering yang menunjukkan terjadinya Episode Pluvial Karnia.
Letusan gunung berapi dahsyat yang terjadi di Provinsi Wrangellia, suatu wilayah yang meliputi sebagian Alaska dan British Columbia, diyakini telah menyebabkan perubahan iklim.
Sejumlah besar karbon dioksida dilepaskan ke atmosfer dalam letusan ini.
"Letusan tersebut mencapai puncaknya di Carnian," kata Dr Jacopo Dal Corso. "Letusan tersebut sangat besar, sehingga melepaskan sejumlah besar gas rumah kaca seperti karbon dioksida, yang menyebabkan lonjakan pemanasan global," tambahnya.
Karena lonjakan gas rumah kaca, suhu global meningkat lima hingga tujuh derajat Fahrenheit, yang kemudian meningkatkan penguapan dari laut dan menyebabkan peningkatan curah hujan di seluruh Bumi.
Lihat Juga :