Inilah Mahkluk yang Akan Menguasai Bumi setelah Manusia Punah

Senin, 18 November 2024 - 06:40 WIB
loading...
Inilah Mahkluk yang...
ilustrasi akhir zaman. FOTO./ IFL SCIENCE
A A A
LONDON - Manusia mungkin akan punah suatu hari nanti, seperti halnya dinosaurus, mammoth berbulu, dan lainnya. Siapa yang akan menguasai dunia setelah kita? Jawabannya? Gurita.

BACA JUGA - AI Google Prediksi 20 Tahun Lagi Manusia Akan Punah

Menurut seorang ilmuwan, ketika tiba saatnya manusia tidak ada lagi di Bumi, makhluk berkaki delapan itu akan menguasai planet ini, Daily Mail melaporkan.

Dengan perang yang terus berlangsung dan perubahan iklim, manusia berada di ambang kehancuran dunia mereka sendiri. Seorang ahli zoologi dan biologi mengatakan bahwa dalam skenario seperti itu, gurita akan berevolusi dan membangun peradaban berikutnya karena mereka memiliki "atribut fisik dan mental" untuk itu.

Profesor Tim Coulson dari Universitas Oxford mengatakan bahwa makhluk laut akan menjajah dunia dan membangun koloni bawah laut yang menyerupai Atlantis dengan menggunakan peralatan rumit yang mereka buat sendiri.

Coulson mengatakan kepada majalah The European bahwa gurita "sangat cerdas" dan memiliki "ketangkasan, rasa ingin tahu, dan kemampuan untuk berkomunikasi satu sama lain" untuk melakukannya jika manusia punah dari muka Bumi. Kemampuan khusus mereka menempatkan mereka pada "posisi terdepan" untuk menguasai dunia suatu hari nanti.

"Gurita termasuk makhluk paling cerdas, mudah beradaptasi, dan banyak akal di Bumi," katanya.

Mereka dapat "memecahkan masalah yang rumit, memanipulasi objek, dan bahkan menyamarkan diri mereka dengan presisi yang menakjubkan", yang berarti bahwa dalam "kondisi lingkungan yang tepat, mereka dapat berevolusi menjadi spesies pembangun peradaban setelah kepunahan manusia."

Teorinya menentang keyakinan bahwa primata akan menjadi spesies berikutnya yang menguasai dunia, karena menurut Coulson mereka juga akan punah karena alasan yang sama dengan manusia.

Namun, mereka mungkin tidak akan pernah berevolusi menjadi hewan darat sepenuhnya, tetapi telah menghabiskan beberapa waktu di luar air yang dapat membantu mereka mengembangkan metode berburu baru, klaimnya.

Ia yakin bahwa gurita masih dapat mengembangkan sistem perburuan di darat yang mirip dengan cara manusia mengembangkan metode perburuan di laut. Hewan laut ini dapat menghabiskan waktu 30 menit di luar air dan selama jutaan tahun dapat berevolusi menjadi pemburu ahli di darat.

Coulson bahkan yakin bahwa gurita suatu hari nanti dapat menjadi sangat mahir dalam mengembangkan peralatan sehingga mereka dapat menciptakan peralatan pernapasan seperti SCUBA agar dapat bertahan lebih lama di luar air.

"Struktur sarafnya yang maju, sistem saraf yang terdesentralisasi, dan keterampilan memecahkan masalah yang luar biasa membuat gurita sangat cocok untuk dunia yang tidak dapat diprediksi," katanya.

Profesor Coulson sebelumnya adalah Profesor Biologi Populasi di Imperial College London. Ia juga pernah menduduki jabatan penting di Universitas Cambridge dan Institut Zoologi London.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
NASA Deteksi Sungai...
NASA Deteksi Sungai Eufrat Akan Kering Total pada Tahun 2040
Gurita Biru Kehijauan...
Gurita Biru Kehijauan Langka Ditemukan di Dasar Laut Galapagos
Kiamat Militer AS di...
Kiamat Militer AS di Timur Tengah? Iran Hancurkan 16 Pangkalan AS
DDC 2026 Tegaskan Peran...
DDC 2026 Tegaskan Peran Manusia di Era Akselerasi AI
Ngeri! Inilah Tanda-tanda...
Ngeri! Inilah Tanda-tanda Wanita Akhir Zaman yang Sudah Menjadi Kenyataan.
Rekomendasi
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Berita Terkini
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Infografis
43 Negara yang akan...
43 Negara yang akan Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved