Ilmuwan Ungkap Keberadaan Alam Roh di Pedalaman Hutan Amazon

Kamis, 14 November 2024 - 12:17 WIB
loading...
Ilmuwan Ungkap Keberadaan...
Suku Pedalaman Amazon. FOTO/ National Geografi
A A A
LIMA - Para ilmuwan temukan seni cadas di Amazon yang berkaitan dengan kegiatan ritual suku Amazon, Batuan dengan ukiran (relief) bentuk manusia yang mungkin berasal dari sekitar 2.000 tahun yang lalu.

BACA JUGA - Kekayaan Alam Dieksploitasi, Suku Pedalaman Amazon Bantai Perusak Hutan

"Saya telah bekerja dengan seni cadas dan kelompok Pribumi di setiap benua dan kami tidak pernah cukup beruntung untuk memiliki kesesuaian langsung antara kesaksian Pribumi dan motif seni cadas tertentu," kata arkeolog Universitas Exeter, Jamie Hampson.

Karakter relief tersebut, beberapa di antaranya diperkirakan berusia lebih dari 11.000 tahun, mencakup ratusan figur manusia beserta keseluruhan ekosistem berbagai hewan, tumbuhan, dan bentuk geometris.

Para ahli mengungkapkan bahwa lukisan-lukisan tersebut bukan sekadar catatan tentang apa yang diamati para seniman di sekitar mereka pada saat itu, tetapi juga berisi catatan tentang negosiasi yang diritualkan dengan alam roh. Lukisan-lukisan tersebut mencakup adegan orang-orang yang berubah menjadi hewan, dan bahkan hibrida tumbuhan/manusia.

"Berikut ini adalah hewan-hewan yang ada di sana, mereka ada di pegunungan yang dahulu kala ada dan dikaitkan dengan di dunia spiritual…" tutur Ismael Sierra, penutur bahasa Tukano, menjelaskan tentang lukisan-lukisan yang ditemukan di sebuah situs bernama La Fuga.

Mereka berada di lokasi yang dikenal sebagai Praia das Lajes dan pertama kali terlihat pada tahun 2010, pada periode kekeringan yang tidak separah saat ini.

Ukiran batu tersebut muncul dengan latar belakang hutan lebat, dengan air rendah Sungai Negro yang berwarna kecoklatan mengalir di dekatnya.

Sebagian besar ukirannya berbentuk wajah manusia, ada yang berbentuk persegi panjang dan ada yang berbentuk oval, dengan ekspresi tersenyum atau muram.

Bagi Beatriz Carneiro, sejarawan dan anggota Iphan, Praia das Lajes memiliki nilai yang luar biasa untuk memahami orang-orang pertama yang mendiami wilayah tersebut, sebuah bidang yang masih sedikit dieksplorasi.

“Sayangnya, hal ini kini muncul kembali seiring dengan memburuknya kekeringan,” kata Carneiro. “Mengembalikan debit sungai ini dan menjaga ukiran tetap terendam akan membantu melestarikannya.”

Munculnya ukiran di tepi sungai telah menyenangkan para ilmuwan dan masyarakat umum, tetapi juga menimbulkan pertanyaan yang meresahkan tentang dampak degradasi lingkungan.

"Kami melihat (ukirannya) dan menurut kami itu indah. Namun di saat yang sama, ini mengkhawatirkan. Saya juga memikirkan apakah sungai ini akan ada dalam 50 atau 100 tahun mendatang," kata Ribeiro.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data
Iran Gempur Pusat Data...
Iran Gempur Pusat Data Amazon dan Oracle, Google dan YouTube Selanjutnya
Tragedi Bersejarah Dunia...
Tragedi Bersejarah Dunia Teknologi: Fasilitas AI AWS Tumbang Dirudal, Ancaman Kelumpuhan Internet Global Mengintai!
Data Center Canggih...
Data Center Canggih Amazon di Emirat Lumpuh Dihantam Benda Misterius, Apa Dampaknya?
Temuan Batu Misterius...
Temuan Batu Misterius di Belakang Rumah Ternyata Harta Karun Roh Leluhur
Amazon Berubah Menjadi...
Amazon Berubah Menjadi Kondisi Hipertropis yang Belum Pernah Terjadi Selama Ini
Dulu Dipelihara Kini...
Dulu Dipelihara Kini Diburu, Ikan Sapu-sapu Jadi Musuh Baru Sungai Indonesia
Pengalaman Horor  Amara...
Pengalaman Horor  Amara Sophie Syuting Film Aku Harus Mati, Diteror Makhluk Gaib
Di Balik Nikah Siri,...
Di Balik Nikah Siri, Rajah dan Dugaan Pengikatan Gaib Ikut Terkuak
Rekomendasi
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Berita Terkini
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved