Karakter Tanahnya Subur, Elon Musk Siapkan Ini Sebelum Pindahkan Manusia ke Mars

Selasa, 12 November 2024 - 14:52 WIB
loading...
Karakter Tanahnya Subur,...
Elon Musk Siapkan Ini Sebelum Pindahkan Manusia ke Mars. FOTO/ DAILY
A A A
TEXAS - Terdeteksi memiliki tanah yang subur, dan bisa dihuni manusia, Elon Musk ingin menempatkan satelit seperti Starlink di sekitar Mars untuk memfasilitasi komunikasi bagi misi-misi mendatang.

BACA JUGA - Elon Musk Ajak Pengikutnya Tinggalkan WhatsApp

Meskipun manusia masih cukup jauh dari menginjakkan kaki di planet merah tersebut, persiapan untuk kebutuhan dasar saat hal itu terjadi tampaknya sudah mulai dilakukan.

SpaceX telah mengajukan rencana kepada NASA tentang konstelasi Marslink yang akan mirip dengan desain Starlink-nya. Presentasi NASA selama pertemuan Mars Exploration Program Analysis Group menunjukkan berbagai usulan untuk jaringan komunikasi yang akan ditempatkan di orbit Mars.

Menurut laporan Spaceflight Now, presentasi tersebut menyebutkan konstelasi Marslink yang terdiri dari "beberapa satelit SpaceX yang ditempatkan di orbit Mars" yang akan "memberikan visibilitas dan interoperabilitas penuh untuk aset darat dan orbital."

Perusahaan ini telah mengembangkan konstelasi internetnya, dengan Starlink yang saat ini beroperasi di 102 negara. Baru-baru ini, perusahaan ini meluncurkan satelit Starlink ke-7.000 ke orbit dan bermaksud untuk menempatkan 42.000 satelit di orbit Bumi rendah.

Musk telah mengamati Mars selama bertahun-tahun dan memiliki rencana untuk mengirim manusia ke planet merah itu dengan menaiki Starship milik SpaceX.

Dengan rencana untuk konstelasi Marslink, Musk telah menambahkan petualangan luar angkasa lain ke dalam daftar tugasnya. Miliarder tersebut berencana untuk "menjajah" Mars dan membangun habitat bagi manusia.

Beberapa minggu lalu, Musk mengatakan bahwa ia siap untuk mengirim roket Starship tanpa awak ke Mars dalam dua tahun ke depan. Jika misi ini berhasil, maka penerbangan berawak pertama akan dikirim dalam empat tahun, katanya.

"Tingkat penerbangan akan tumbuh secara eksponensial dari sana, dengan tujuan membangun kota mandiri dalam waktu sekitar 20 tahun," kata Musk.

Blue Origin dan Lockheed Martin adalah dua perusahaan lain yang mengajukan proposal untuk hal yang sama, seperti yang ditunjukkan dalam presentasi. Rencana Blue Origin mencakup pengaturan jaringan relai di sekitar Mars menggunakan kapal tunda orbital Blue Ring.

Kapal ini akan menyediakan hosting, transportasi, pengisian bahan bakar, relai data, dan logistik, serta komputasi awan di luar angkasa. Blue Ring merupakan bagian dari misi DarkSky-1 (DS-1) yang disponsori oleh Unit Inovasi Pertahanan Pentagon.

Sementara itu, Lockheed Martin berencana untuk menggunakan MAVEN atau wahana antariksa Mars Atmosphere and Volatile EvolutioN. Wahana ini dapat membantu komunikasi dengan dipindahkan ke orbit komunikasi dan akan beroperasi seperti jaringan antena radio NASA, Deep Space Network.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Rekomendasi
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Berita Terkini
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Robot Humanoid Mengemis...
Robot Humanoid Mengemis Meminta Sedekah untuk Mengisi Daya
Superkomputer LineShine...
Superkomputer LineShine China Raih Status Superkomputer Tercepat di Dunia
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Era Baru Gim Blockbuster:...
Era Baru Gim Blockbuster: GTA VI Cetak Rekor Global, Indonesia Ikut Demam
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved