Cara Ilmuwan Memerangi Demam Berdarah dengan Membuat Nyamuk Tuli
Selasa, 05 November 2024 - 20:35 WIB
loading...
A
A
A
Seperti dilansir dari Wion News, nyamuk dapat kawin dari beberapa detik hingga hampir satu menit.
Para ilmuwan menargetkan protein yang disebut trpVa yang diyakini penting untuk pendengaran. Nyamuk yang menjadi sasaran eksperimen, neuron yang membantu mendeteksi suara tidak menunjukkan respons terhadap nada terbang atau kepakan sayap pasangan betina.
Dengan kata lain, nyamuk tidak dapat mendengar apa pun. Sementara itu, nyamuk lainnya kawin beberapa kali dengan hampir semua nyamuk betina di dalam kandangnya.
Studi ini dipublikasikan di jurnal PNAS. Para peneliti menulis dalam studi tersebut bahwa efek dari penghapusan gen tersebut bersifat "mutlak" dan pejantan tuli tidak kawin sama sekali.
Para ilmuwan meyakini metode ini dapat membantu memusnahkan nyamuk betina.
Para ilmuwan menargetkan protein yang disebut trpVa yang diyakini penting untuk pendengaran. Nyamuk yang menjadi sasaran eksperimen, neuron yang membantu mendeteksi suara tidak menunjukkan respons terhadap nada terbang atau kepakan sayap pasangan betina.
Dengan kata lain, nyamuk tidak dapat mendengar apa pun. Sementara itu, nyamuk lainnya kawin beberapa kali dengan hampir semua nyamuk betina di dalam kandangnya.
Studi ini dipublikasikan di jurnal PNAS. Para peneliti menulis dalam studi tersebut bahwa efek dari penghapusan gen tersebut bersifat "mutlak" dan pejantan tuli tidak kawin sama sekali.
Para ilmuwan meyakini metode ini dapat membantu memusnahkan nyamuk betina.
(wbs)
Lihat Juga :