Pesawat Antariksa Eropa Tangkap Gambar Fenomena Alam Tak Biasa di Bumi

Jum'at, 04 Oktober 2024 - 07:18 WIB
loading...
Pesawat Antariksa Eropa...
Fenomena alam tak biasa di bumi terlihat dari antariksa. FOTO/ DAILY
A A A
JAKARTA - Wahana JUICE yang sedang dalam perjalanan menuju Jupiter dan bulan-bulannya telah mengambil gambar sabuk radiasi Bumi dalam definisi tinggi.

BACA JUGA - Wahana Antariksa NASA Cetak Rekor Jarak Terdekat dari Matahari

Wahana antariksa Badan Antariksa Eropa menguji instrumen Jovian Energetic Neutrals and Ions (JENI) selama terbang melintasi Bumi.

JUICE mengklaim saat pesawat menuju Venus antara tanggal 19 Agustus dan 20 Agustus, wahana antariksa itu mengambil gambar sabuk radiasi Bumi yang sangat jelas. Sabuk radiasi Bumi adalah kelompok partikel bermuatan yang terperangkap dalam medan magnet Bumi.

"Begitu kami melihat gambar baru yang tajam, tepuk tangan pun terdengar di seluruh ruangan," kata Matina Gkioulidou, wakil pimpinan JENI di APL, dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari Wion News.

"Jelas kami telah menangkap cincin plasma panas yang melingkari Bumi dengan detail yang belum pernah ada sebelumnya, sebuah pencapaian yang telah memicu kegembiraan atas apa yang akan terjadi di Jupiter."

Wahana antariksa yang diluncurkan pada tanggal 14 April 2023 ini bertujuan untuk mempelajari atmosfer Jupiter dan bagaimana atmosfer tersebut memengaruhi bulan-bulannya, Ganymede, Callisto, dan Europa. Beberapa bulan tersebut diyakini memiliki air cair di bawah kerak esnya.

Pesawat ruang angkasa JUICE akan mempelajari bulan-bulan tersebut untuk mengetahui apakah mereka mengandung unsur-unsur yang penting bagi kehidupan.

Gambar yang dijepret oleh JUICE menunjukkan plasma yang berputar-putar di sabuk radiasi seperti lingkaran cahaya, membentang beberapa kali radius Bumi mengelilingi planet ini. Bumi memiliki dua sabuk radiasi yang juga dikenal sebagai sabuk radiasi Van Allen dan menciptakan wilayah seperti donat di sekeliling planet ini.

Sabuk-sabuk ini mengandung elektron dan proton yang terperangkap oleh medan magnet planet. Kedua sabuk ini terletak pada ketinggian yang berbeda. Sabuk radiasi bagian dalam berada pada ketinggian antara 600 dan 7.500 mil di atas Bumi, sedangkan sabuk bagian luar berada sekitar 8.000 hingga 37.000 mil di atas permukaan Bumi.

"Kekayaan data dari penyelaman mendalam kami melalui magnetosfer sungguh menakjubkan. Citra JENI dari seluruh sistem yang baru saja kami lalui adalah pelengkap yang sempurna. Ini adalah kombinasi hebat yang akan kami manfaatkan di sistem Jupiter."

Khususnya, setelah wahana itu mencapai Jupiter, JENI akan digunakan untuk mempelajari magnetosfer planet terbesar di tata surya kita.

JUICE akan menjalani bantuan gravitasi kedua setelah mencapai Venus pada bulan Agustus 2025. Wahana ini akan kembali ke Bumi dan akan menjalani dua bantuan gravitasi lagi pada tahun 2026 dan 2029. Wahana ini dijadwalkan mencapai Jupiter pada tahun 2031.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Infografis
Tak Ada Nama Lionel...
Tak Ada Nama Lionel Messi, Ini Pencetak Gol Terbanyak di Eropa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved