Belanda Kembalikan Ratusan Harta Karun yang Dijarah ke Indonesia

Senin, 30 September 2024 - 08:10 WIB
loading...
Belanda Kembalikan Ratusan...
Banyak benda bersejarah yang dijarah Belanda saat perang Puputan Badung. Foto/AFP
A A A
JAKARTA - Ratusan harta karun berupa patung, senjata, koin, perhiasan, dan tekstil yang dirampas selama era penjajahan Belanda akhirnya dikembalikan ke Indonesia. Mayoritas benda-benda ini diambil secara paksa dari Jawa Timur dan periode perang Puputan Badung di Bali .

Smithsonian.mag mencatat, Senin (30/9/2024) total terdapat 288 artefak yang dikembalikan. Namun tentang teknis pengembaliannya tidak disebutkan. "Objek-objek ini seharusnya tidak pernah ada di sini," kata Eppo Bruins, menteri pendidikan, kebudayaan, dan ilmu pengetahuan Belanda, menurut Dutch News.

"Ada penjarahan yang terjadi pada masa kolonial dan jenis kehilangan objek budaya yang tidak disengaja lainnya. Ini adalah masalah keadilan material untuk mengembalikannya."

Upacara 20 September di Museum Dunia di Amsterdam menandai kedua kalinya Belanda mengembalikan artefak yang dicuri ke bekas koloninya sejak 2020, ketika Komite Koleksi Kolonial mengeluarkan laporan yang menyarankan negara tersebut untuk melakukannya. Repatriasi pertama terjadi pada Juli 2023, ketika pemerintah Belanda mengembalikan 478 objek ke Indonesia dan Sri Lanka.

Baca Juga: Raja Taliwang Tagih Kerajaan Belanda Kembalikan Barang Rampasan Perang 1908

Menurut sebuah pernyataan, harta karun artefak yang baru dikembalikan termasuk empat patung Hindu-Buddha. Salah satu karya, mirip dewa Ganesha, dikirim ke Belanda dari Jawa Timur pada tahun 1843 atas perintah seorang administrator kolonial. Tiga lainnya, yang menggambarkan dewa Bhairava, Nandi, dan Brahma, diambil dari Singasari, kompleks candi abad ke-13 di Jawa Timur, pada pertengahan abad ke-19.

Tetapi sebagian besar barang yang dipulangkan datang ke Belanda setelah perang tahun 1906 di Bali selatan, di mana militer Belanda menyerang kerajaan Badung dan Tabanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Posisi Kedua...
Indonesia Posisi Kedua Negara yang Paling Mudah Dibodoh-bodohi
Srikandi, Tempat Sampah...
Srikandi, Tempat Sampah AI Canggih yang Mengubah Cara Memilah Sampah
Logam Aneh dari Luar...
Logam Aneh dari Luar Angkasa Ditemukan di Tumpukan Harta Karun Kuno
China Temukan Deposit...
China Temukan Deposit Emas Bawah Laut Terbesar
Benua Australia Bergerak...
Benua Australia Bergerak Cepat, NOAA: Berpotensi Menabrak Indonesia
Israel Mencuri Lebih...
Israel Mencuri Lebih dari 17.000 Artefak di Museum Sejarah Gaza
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Rekomendasi
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Polygon Beri Beasiswa...
Polygon Beri Beasiswa Juara BMX Usia Dini
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Berita Terkini
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved