Suara Menyeramkan di Palung Mariana Ternyata Berasal dari Mahkluk Ini
Minggu, 22 September 2024 - 23:30 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun 2014, ketika para ilmuwan melakukan survei akustik di Palung Mariana menggunakan peluncur bawah air, mereka melihat beberapa suara aneh yang berasal dari wilayah tersebut.
Palung terdalam di dunia ini membentang lebih dari 1.500 mil (2.400 kilometer) di selatan Jepang dan memiliki kedalaman maksimum 35.876 kaki (10.935 meter).
Paus-paus itu mengeluarkan dua jenis suara biotwang yang awalnya membingungkan para ilmuwan yang mencoba mencari tahu sumbernya. Yang pertama adalah suara rendah dan menggerutu yang bergema di kedalaman.
Yang kedua adalah bunyi dering logam bernada tinggi, sesuatu yang menurut para peneliti serupa dengan bunyi yang dihasilkan oleh pesawat ruang angkasa dalam Star Trek dan Star Wars.
Pada tahun 2016, paus balin besar, seperti paus biru atau paus bungkuk diduga sebagai sumber bunyi biotwang. Namun, suara tersebut tidak sesuai dengan suara paus yang diketahui.
Namun, studi terbaru yang dipublikasikan pada tanggal 18 September mengonfirmasi bahwa suara tersebut berasal dari paus Bryde. Hal ini disimpulkan setelah perangkat kecerdasan buatan (AI) baru memeriksa lebih dari 200.000 jam rekaman audio yang berisi berbagai suara laut.
Palung terdalam di dunia ini membentang lebih dari 1.500 mil (2.400 kilometer) di selatan Jepang dan memiliki kedalaman maksimum 35.876 kaki (10.935 meter).
Paus-paus itu mengeluarkan dua jenis suara biotwang yang awalnya membingungkan para ilmuwan yang mencoba mencari tahu sumbernya. Yang pertama adalah suara rendah dan menggerutu yang bergema di kedalaman.
Yang kedua adalah bunyi dering logam bernada tinggi, sesuatu yang menurut para peneliti serupa dengan bunyi yang dihasilkan oleh pesawat ruang angkasa dalam Star Trek dan Star Wars.
Pada tahun 2016, paus balin besar, seperti paus biru atau paus bungkuk diduga sebagai sumber bunyi biotwang. Namun, suara tersebut tidak sesuai dengan suara paus yang diketahui.
Namun, studi terbaru yang dipublikasikan pada tanggal 18 September mengonfirmasi bahwa suara tersebut berasal dari paus Bryde. Hal ini disimpulkan setelah perangkat kecerdasan buatan (AI) baru memeriksa lebih dari 200.000 jam rekaman audio yang berisi berbagai suara laut.
Lihat Juga :