Ratusan Meteor dari 5 Kawah Mars Jadi Ancaman Baru Bumi

Minggu, 25 Agustus 2024 - 09:22 WIB
loading...
Ratusan Meteor dari...
Ratusan Meteor dari 5 Kawah Mars . WION NEWS
A A A
LONDON - Ratusan meteorit yang berasal dari lima kawah di Mars kemungkinan akan menghantam Bumi, menurut penelitian terbaru.

BACA JUGA - Subriel Matias, Petinju Paling Berbahaya di Planet Bum

Ini merupakan penemuan penting karena mengungkapkan bagaimana puing-puing dari planet merah bisa sampai ke Bumi melalui peristiwa tumbukan besar di Mars.

Seperti dilansir dari Wion News, Mars pernah mengalami beberapa tumbukan hebat yang cukup kuat untuk melepaskan puing-puing dari permukaannya ke luar angkasa. Tumbukan ini menyebabkan material dari kawah-kawah di Mars terlempar ke orbit di sekitar Matahari.

Setelah terlempar dari Mars, puing-puing tersebut melintasi ruang angkasa dalam orbit yang berbeda. Selama perjalanan mereka, beberapa puing-puing ini akhirnya memasuki atmosfer Bumi.

Meteorit yang berhasil bertahan dari perjalanan melalui atmosfer Bumi akan jatuh ke permukaan Bumi dan dapat ditemukan oleh para ilmuwan. Proses ini sering kali memakan waktu jutaan tahun.

Menurut Chris Herd, profesor ilmu bumi dan atmosfer serta kurator Koleksi Meteorit UA, penelitian ini memungkinkan ilmuwan untuk:

Berdasarkan analisis kimia dan isotop, meteorit dapat dikelompokkan berdasarkan asal usul mereka dari kawah-kawah spesifik di Mars.

Dengan mengetahui sejarah tumbukan dan lokasi asal meteorit, ilmuwan dapat lebih memahami kondisi yang menyebabkan terbentuknya meteorit tersebut.

Penelitian ini memberikan wawasan tentang sejarah geologi Mars dan bagaimana peristiwa tumbukan besar mempengaruhi planet tersebut.

Memungkinkan ilmuwan untuk membedakan meteorit Mars dari meteorit yang berasal dari sumber lain, seperti asteroid atau bulan.

Ini juga membantu memahami dinamika sistem tata surya dan bagaimana material dari planet lain dapat berinteraksi dengan Bumi.

Penemuan ini tidak hanya memperluas pengetahuan kita tentang Mars tetapi juga memberikan gambaran yang lebih baik tentang bagaimana meteorit dari planet lain dapat menjadi bagian dari sejarah geologi Bumi.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Batuan...
NASA Temukan Batuan Aneh Berbentuk Sisik Naga di Mars
Elon Musk Siap Bangun...
Elon Musk Siap Bangun Kota di Bulan dan Mars
Sebuah Asteroid Menabrak...
Sebuah Asteroid Menabrak Bulan pada 2032, Dampaknya Akan Mencapai Bumi
Ilmuwan Klaim Planet...
Ilmuwan Klaim Planet Mars Dahulu Berwarna Biru Sebelum Jadi Merah
Ilmuwan Temukan Kehidupan...
Ilmuwan Temukan Kehidupan dalam Sampel Asteroid Bennu
Diterjang Badai Debu,...
Diterjang Badai Debu, Astronot Deteksi Petir di Mars
Jadi Senjata Canggih...
Jadi Senjata Canggih Baru Indonesia, Ini Kehebatan Rudal Meteor
Selamat Tinggal 24 Jam...
Selamat Tinggal 24 Jam Sehari? Penghuni Bumi akan Mengalami 25 Jam Sehari
Mengenal Prof Premana,...
Mengenal Prof Premana, Dosen Astronomi ITB yang Namanya Abadi di Langit
Rekomendasi
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
4.576 Polisi Diterjunkan...
4.576 Polisi Diterjunkan untuk Jaga Demo di 5 Titik Jakarta Hari Ini
Berita Terkini
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved