Kamera Rekam Momen Langka Induk Macan Dahan Kalimantan Bersama Dua Anaknya yang Menggemaskan!

Rabu, 31 Juli 2024 - 07:34 WIB
loading...
Kamera Rekam Momen Langka...
Hasil rekaman Macan Dahan yang tertangkap kamera memberi harapan bagi para ilmuwan. Foto: Instagram/Orangutan Foundation
A A A
KALIMANTAN - Sebuah penampakan langka dari dalam hutan Kalimantan telah memberikan harapan baru bagi para konservasionis bahwa macan dahan, yang termasuk ke dalam spesies rentan, masih bertahan hidup.

Pada April 2024, Yayasan Orangutan dan Taman Nasional Tanjung Puting berhasil merekam video seekor induk macan dahan Borneo bersama dua anaknya yang sedang melompat melalui semak belukar. Salah satu anaknya bahkan berhenti sejenak untuk menatap kamera.

Spesies yang Terancam Punah

Macan dahan Borneo termasuk dalam Daftar Merah Spesies Terancam Punah dari International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Salah satu alasan hewan ini terancam punah adalah karena tingkat reproduksi yang rendah; hanya sedikit individu dewasa yang berhasil melahirkan dan membesarkan anak hingga usia dua tahun, di mana mereka baru dapat bergabung dengan populasi pembiakan.

Deforestasi juga telah berdampak buruk pada macan dahan, yang bergantung pada hutan sebagai habitatnya. Yayasan Orangutan menyatakan bahwa lebih dari dua pertiga populasi macan dahan telah terbunuh dalam beberapa tahun terakhir.

Di Instagram, yayasan ini mencatat bahwa ini adalah pertama kalinya rekaman seekor induk macan dahan bersama dua anaknya berhasil didokumentasikan.

"Fakta bahwa populasi macan dahan masih berkembang biak adalah tanda yang sangat menggembirakan," ungkap mereka.

Mengenal Macan Dahan
Kamera Rekam Momen Langka Induk Macan Dahan Kalimantan Bersama Dua Anaknya yang Menggemaskan!

Macan dahan atau Neofelis nebulosa adalah sejenis kucing berukuran sedang, dengan panjang tubuh mencapai 95 cm. Spesies ini pada umumnya memiliki bulu berwarna kelabu kecoklatan dengan gambaran seperti awan dan bintik hitam di tubuhnya. Karena itu, biasa disebut sebagai clouded leopard atau macan berbulu awan.

Macan dahan dikenal dengan ekornya yang panjang, sebanding dengan panjang tubuhnya, dan gigi taringnya yang dapat mencapai 2 inci. Menurut Felidae Conservation Fund, gigi taring macan dahan adalah yang terpanjang di antara semua spesies kucing.

Bintik hitam di kepalanya berukuran lebih kecil dan terdapat totol putih di belakang telinga. Macan dahan mempunyai kaki pendek dengan telapak kaki besar serta ekor panjang dengan garis dan bintik hitam.

Kucing besar ini memangsa monyet, rusa, babi, dan kadang-kadang burung dan reptil. Perkiraan populasi macan dahan bervariasi, antara 5.000 hingga 11.000 di Kalimantan dan 3.000 hingga 7.000 di Sumatera.

Penemuan ini menunjukkan betapa pentingnya kamera jejak bagi para ilmuwan dan peneliti, yang mengandalkan alat ini untuk melacak keanekaragaman dan distribusi spesies.

Kamera serupa di Nigeria baru-baru ini berhasil menangkap gambar sepasang kera paling langka di dunia. Kamera jejak juga dapat membantu menangkap pemburu liar.

Baca Juga: Macan Tutul Jawa Menjadi Indikator Keanekaragaman Satwa Liar

Di tempat lain di Indonesia, para konservasionis sedang berusaha menyelamatkan badak Sumatera, yang jumlahnya tersisa kurang dari 50 ekor.

"Macan dahan adalah spesies arboreal dan pemburu yang sangat baik di darat yang memainkan peran penting dalam menjaga ekosistem," kata A. Yoga Perdana, manajer penelitian Yayasan Orangutan. "Sebagai salah satu spesies paling langka yang ditemukan, dapat melihat betina dan anaknya memberi kita bukti bahwa mereka sehat dan aktif berkembangbiak."
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gurita Biru Kehijauan...
Gurita Biru Kehijauan Langka Ditemukan di Dasar Laut Galapagos
Cacing Zombie Hilang...
Cacing Zombie Hilang Secara Misterius, Bikin Ilmuwan Gelisah
Jurassic Park Ternyata...
Jurassic Park Ternyata Benar! Nyamuk Bisa Bawa DNA Hewan
Mata Rusa Kutub Bisa...
Mata Rusa Kutub Bisa Melihat Sesuatu Melebihi Alat Canggih Manapun
Hewan Mana yang Berpasangan...
Hewan Mana yang Berpasangan Seumur Hidup? Setia Sampai Mati
Kura-kura Galapagos...
Kura-kura Galapagos Tertua Mati pada Usia 141 Tahun
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Jaga Keseimbangan Ekosistem...
Jaga Keseimbangan Ekosistem Hutan, BCA Dukung Eksistensi Macan Tutul Jawa
Rekomendasi
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Berita Terkini
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved