Akibat Kasus Robot Bunuh Diri, Korsel Lakukan Evaluasi Jam Kerja
Jum'at, 12 Juli 2024 - 15:31 WIB
loading...
A
A
A
Insiden tersebut mengejutkan warga Korea Selatan yang melihat robot tersebut berputar di satu tempat sebelum jatuh dari tangga hingga mengakibatkan kehancurannya.
Robot tersebut merupakan produk perusahaan asal California, Bear Robotics.
Peristiwa tersebut membuat masyarakat Tanah Air bertanya-tanya tentang etika memberikan beban kerja yang berat kepada robot.
Menanggapi kejadian tersebut, Dewan Kota Gumi menunda rencana untuk memperkenalkan staf robot kedua.
Robot supervisor ini ditemukan tidak berdaya di tangga antara lantai satu dan dua gedung dewan pada tanggal 26 Juni 2024. Penyebab pasti jatuhnya robot masih diselidiki, namun banyak spekulasi yang beredar bahwa hal ini dikarenakan beban kerja yang berlebihan.
Robot ini bekerja 9 jam sehari, dari jam 9 pagi hingga 6 sore, dan memiliki tugas untuk mengantarkan dokumen serta memberikan informasi kepada pengunjung. Beberapa laporan menunjukkan bahwa robot tersebut mungkin mengalami stres atau kelelahan sebelum kejadian.
Robot tersebut merupakan produk perusahaan asal California, Bear Robotics.
Peristiwa tersebut membuat masyarakat Tanah Air bertanya-tanya tentang etika memberikan beban kerja yang berat kepada robot.
Menanggapi kejadian tersebut, Dewan Kota Gumi menunda rencana untuk memperkenalkan staf robot kedua.
Robot supervisor ini ditemukan tidak berdaya di tangga antara lantai satu dan dua gedung dewan pada tanggal 26 Juni 2024. Penyebab pasti jatuhnya robot masih diselidiki, namun banyak spekulasi yang beredar bahwa hal ini dikarenakan beban kerja yang berlebihan.
Robot ini bekerja 9 jam sehari, dari jam 9 pagi hingga 6 sore, dan memiliki tugas untuk mengantarkan dokumen serta memberikan informasi kepada pengunjung. Beberapa laporan menunjukkan bahwa robot tersebut mungkin mengalami stres atau kelelahan sebelum kejadian.
Lihat Juga :