Musim Akun Sosmed Dibajak, Waspada Jika Email Tak Dikenal Masuk

Minggu, 23 Agustus 2020 - 15:04 WIB
loading...
Musim Akun Sosmed Dibajak,...
ilustrasi WhatsApp . foto/ ist
A A A
JAKARTA - Peretasan akun sosial media kembali marak. Tidak hanya akun personal, akun instansi pun menjadi sasaran kejahatan siber tersebut. baca juga - Medan Magnet Bumi Terdeteksi Rusak, NASA Ingatkan akan Ada Bencana

Menurut Executive Director Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi, peretasan bisa dilakukan dengan banyak cara. Pastinya target sudah ditentukan terlebih dahulu, kemudian dicari data target dan cara peretasan.

Misalnya dengan menerobos sistem sosial media tersebut. Tetapi cara ini agak sulit untuk masuk platform seperti Twitter atau Facebook..(Baca Juga: Wajah Rossi Pucat Lihat Motor Morbidelli Terbelah )

Korban biasanya seolah kehilangan password, dan diminta memasukan username dan email atau HP.

Padahal, email tersebut telah lebih dulu diretas dengan mengirimkan email palsu, yang ketika diklik sandinya akan diambil.

“Atau ke ponsel dan kemudian telepon ke nomor ponsel tersebut yang ujungnya memperdaya hingga otentifikasi bisa diketahui,” jelas Heru, saat dihubungi, Minggu (23/8/2020).

Jika akun sosial media diretas, korbannya bisa melaporkan ke pihak kepolisian. Alfons Tanujaya, Pakar Keamanan Siber dari Vaksin.com, menjelaskan, secara umum polisi bisa melacak pelaku peretasan.

Namun, pelacakan ini membutuhkan usaha dan tenaga yang luar biasa. Selain itu, juga membutuhkan kerja sama dan bantuan informasi dari platform media sosial yang bersangkutan untuk memberikan datanya.

“Kalau peretasnya jago kemungkinan sulit dilacak juga bisa,” kata Alfons, saat dihubungi secara terpisah.

Namun, menurut Alfons, jika setiap akun sosmed yang diretas membuat laporan, pihak kepolisian pasti akan kewalahan.

Harusnya, lanjut Alfons, setiap pemilik akun medsos atau aset digital lainnya harus tahu bahwa saat ini aset digital merupakan komoditi yang paling berharga di muka bumi, dan harus dijaga dengan sebaik-baiknya.

“Memiliki aset digital yang berharga namun tidak menjaga dengan baik menunjukkan kurangnya kesadaran yang bersangkutan atas keamanan dirinya dan orang lain,” tandas Alfons.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Peringatan Keamanan...
Peringatan Keamanan Temukan AC, TV, dan Mesin Cuci Bisa Diretas
Bukan Cuma Adu Rudal,...
Bukan Cuma Adu Rudal, Hacker dan AI Jadi Malaikat Maut di Perang AS-Israel vs Iran
Claude Diperdaya Peretas...
Claude Diperdaya Peretas untuk Curi Data dan Dokumen Rahasia Meksiko
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Hacker Handala Retas...
Hacker Handala Retas 2 Juta Dokumen Rahasia dari Pusat Holocaust Israel
Rekomendasi
Messi Puji Penampilan...
Messi Puji Penampilan Kiper Fenomenal Cape Verde di Piala Dunia 2026, Vozinha: Kata-katanya Sangat Berarti
Kejutan! Brasil Tersingkir,...
Kejutan! Brasil Tersingkir, Norwegia Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Korupsi Seragam Sekolah...
Korupsi Seragam Sekolah oleh Bupati Langkat Rugikan Orang Tua Murid
Berita Terkini
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
Infografis
Intelijen: Ukraina Akan...
Intelijen: Ukraina Akan Lenyap jika Tak Setuju Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved