Hypernet Technologies, Fortinet, dan Defend IT360 Beri Edukasi Lindungi Bisnis dari Serangan Siber
Selasa, 02 Juli 2024 - 17:06 WIB
loading...
Hypernet Technologies menggelar acara Meet Eat Inspire (MENS) bertajuk ‘Elevating Data Security and IT Infrastructure Integrity’ di ARTOTEL Suites Bianti, Yogyakarta pada Selasa (25/6/2024). (Foto: dok Hypernet Technologies)
A
A
A
YOGYAKARTA - Hypernet Technologies menggelar acara Meet Eat Inspire (MENS) bertajuk ‘Elevating Data Security and IT Infrastructure Integrity’ di ARTOTEL Suites Bianti, Yogyakarta pada Selasa (25/6/2024).
Meet Eat Inspire (MENS) kali ini digelar dengan mengundang pembicara ahli, yaitu VP of Technology Defend IT360 Willy Kurniawan, Technical Consultant Fortinet Ibnu Ashari, dan Head Regional of Central Java Hypernet Technologies Alip Mardiyanto.
Kasus serangan siber terhadap Pusat Data Nasional (PDN) Sementara yang membuat sejumlah layanan instansi pemerintah terganggu selama beberapa hari belakangan menjadi contoh dampak serangan siber di Indonesia. Menurut Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serangan pada server PDN Sementara merupakan ransomware atau serangan yang mengenkripsi data dan meminta uang tebusan.
Hal ini tentunya mendorong para pemilik bisnis untuk terus meningkatkan keamanan siber perusahaan karena serangan tersebut dapat terjadi pada siapapun dan apapun jenis industrinya.
Technical Consultant Fortinet Ibnu Ashari sempat membagikan tips mengenai cara mencegah ransomware. Mulai dari tidak membuka tautan tak dikenal, melakukan backup data, tidak menggunakan flashdisk tak dikenal, hingga menggunakan firewall dan endpoint protection. Fortinet mengambil peran dalam membantu perusahaan untuk meningkatkan sistem keamanan data dengan berbagai produk dan layanan.
Meet Eat Inspire (MENS) kali ini digelar dengan mengundang pembicara ahli, yaitu VP of Technology Defend IT360 Willy Kurniawan, Technical Consultant Fortinet Ibnu Ashari, dan Head Regional of Central Java Hypernet Technologies Alip Mardiyanto.
Kasus serangan siber terhadap Pusat Data Nasional (PDN) Sementara yang membuat sejumlah layanan instansi pemerintah terganggu selama beberapa hari belakangan menjadi contoh dampak serangan siber di Indonesia. Menurut Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serangan pada server PDN Sementara merupakan ransomware atau serangan yang mengenkripsi data dan meminta uang tebusan.
Hal ini tentunya mendorong para pemilik bisnis untuk terus meningkatkan keamanan siber perusahaan karena serangan tersebut dapat terjadi pada siapapun dan apapun jenis industrinya.
Technical Consultant Fortinet Ibnu Ashari sempat membagikan tips mengenai cara mencegah ransomware. Mulai dari tidak membuka tautan tak dikenal, melakukan backup data, tidak menggunakan flashdisk tak dikenal, hingga menggunakan firewall dan endpoint protection. Fortinet mengambil peran dalam membantu perusahaan untuk meningkatkan sistem keamanan data dengan berbagai produk dan layanan.
Lihat Juga :